Kabarminang — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang mulai melaksanakan tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan melakukan kurasi sertifikat prestasi akademik dan nonakademik yang akan digunakan pada jalur prestasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan bahwa proses kurasi berlangsung pada 2 hingga 5 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa pihaknya melakukan kurasi untuk memastikan seluruh dokumen prestasi yang diajukan peserta benar-benar sah, dan dapat digunakan dalam proses seleksi jalur prestasi.
“Yang kami kurasi antara lain sertifikat O2SN, OSN, FLS2N, KSM, serta berbagai sertifikat akademik maupun nonakademik lainnya yang diterbitkan oleh lembaga atau instansi resmi. Seluruh sertifikat tersebut akan diverifikasi keabsahannya,” ujarnya didampingi Sekretaris Disdikbud Kota Padang, Ikhwansyah, serta Kepala UPT Dapodik Disdikbud Kota Padang, Tressy Yulinda, dalam jumpa pers di Disdikbud Padang pada Selasa (2/6/2026).
Yopi menjelaskan bahwa mekanisme kurasi tahun ini dilaksanakan secara luring atau offline. Secara umum, katanya, pelaksanaannya masih sama dengan tahun sebelumnya. Namun, terdapat penyesuaian pada jalur prestasi dengan diterapkannya tes kemampuan akademik (TKA) sebagai salah satu komponen penilaian.
Yopi menginformasikan bahwa SPMB 2026/2027 untuk jenjang SD dan SMP akan dibuka secara resmi pada 22 Juni 2026. Pada jenjang SD, katanya, penerimaan peserta didik dilakukan melalui tiga jalur, yakni domisili, afirmasi, dan mutasi. Sementara pada jenjang SMP tersedia empat jalur, yaitu domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan SPMB, kata Yopi, Disdikbud Padang telah melakukan sosialisasi kepada berbagai pihak, mulai dari Dinas Komunikasi dan Informatika, kepala sekolah SD dan SMP, pengawas sekolah, hingga anggota DPRD Kota Padang.
“Kami berharap seluruh masyarakat mengetahui bahwa SPMB sudah dimulai dan tidak terlambat mengikuti tahapan yang telah ditetapkan, karena jadwal pelaksanaannya cukup singkat,” ucap Yopi.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, kata Yopi, pendaftaran jalur utama dilakukan secara daring pada 22 hingga 24 Juni 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 25 Juni dan dilanjutkan dengan daftar ulang pada 26 hingga 27 Juni 2026. Selanjutnya, pengumuman calon cadangan dijadwalkan pada 28 Juni. Tahap pendaftaran dan pengumuman calon cadangan berlangsung pada 29 Juni, sedangkan pemenuhan daya tampung sekolah dilaksanakan pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026.
















