Kabarminang – Longsor terjadi di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, tepatnya di Kelok Banio, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Material longsor menutup sebagian badan jalan sehingga arus lalu lintas di lokasi diberlakukan sistem buka tutup.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan longsor dipicu hujan yang terus mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari.
“Longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB setelah kawasan setempat hujan terus menerus, tinggi material longsor sekitar 1 meter,” katanya kepada Sumbarkita.
Menurut Pifzen, material yang menimbun badan jalan berupa tanah dari tebing dan pohon yang berada di lereng di sisi jalan.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur utama penghubung Kota Padang dan Kota Bukittinggi mengalami kepadatan dari kedua arah. Kendaraan roda dua maupun roda empat harus melintas secara bergantian karena sebagian badan jalan masih tertutup material longsor.
“Untuk saat ini arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup karena badan jalan tertimbun material longsor,” ujarnya.
Pifzen menyampaikan, satu unit alat berat telah dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses pembersihan material longsor. Personel kepolisian juga disiagakan untuk mengatur arus kendaraan selama proses evakuasi berlangsung.
Ia mengimbau para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan tersebut, terutama ketika hujan masih turun karena berpotensi terjadi longsor susulan.















