Kabarminang – Mahasiswa Jurusan Matematika Universitas Negeri Padang (UNP), Fikri Fernando (24), yang sebelumnya dilaporkan hilang, ditemukan di musala SPBU Lubuk Selasih, Kabupaten Solok, pada Sabtu (5/9/2026) pukul 14.30 WIB. Ia merupakan mahasiswa asal Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Adik Fikri, Muhammad Latif Siddiq (21), mengatakan, Fikri ditemukan oleh polisi sekitar pukul 14.30 WIB dan kemudian dibawa ke Mako Polres Solok Arosuka.
“Setelah ditemukan, polisi langsung memberikan informasi kepada saya. Begitu menerima informasi itu, saya bersama dua orang berangkat dari rumah di Nagari Saruaso menuju Solok untuk menjemputnya,” tuturnya.
Ia melanjutkan, sesampai di sana, kata Latif, kakaknya itu terlihat dalam keadaan lemas dan kurang sehat, kemudian dibawa pulang.
Latif menyebut, keluarganya belum mengetahui bagaimana Fikri bisa sampai ke Lubuk Selasih selama keberadaannya tidak diketahui. Kata Latif, keluarga juga belum menanyakan secara rinci mengenai alasan Fikri tidak masuk kuliah selama tiga semester karena kondisi yang bersangkutan masih kurang sehat.
“Orang tua melarang untuk mengungkit yang berkaitan dengan permasalahan Fikri yang menghilang dan membiarkannya beristirahat. Untuk sementara kita fokus pemulihan kondisi kesehatannya dulu, hal-hal lainnya mungkin baru akan digali setelah kondisinya memungkinkan atau akan dibiarkan saja,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Fikri dilaporkan hilang setelah keluar dari kosnya di sekitar Puskesmas Air Tawar Barat, Kota Padang, untuk pergi makan pada Minggu (30/8/2026) sore.
“Berdasarkan keterangan teman kosnya, dia tidak membawa barang apa pun seperti orang mau pergi jauh. Dia tidak membawa motor, baju, ataupun tas. Dia hanya membawa HP, charger, dompet, dan pakaian yang sedang dipakai,” kata Latif pada Jumat (4/9/2026).
















