Kabarminang — Pria bernama Afriyanto (42), warga RT 003, RW 005, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Padang, Sumatera Barat, yang dilaporkan hilang di Hutan Biologi Unand setelah melarikan diri saat menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Unand pada Selasa (21/7/2026), hingga kini belum ditemukan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan operasi pencarian memasuki hari ketiga sejak laporan diterima.
“Kami menyisir kawasan Hutan Biologi Unand karena lokasi tersebut merupakan titik terakhir korban terlihat oleh pihak keluarga dan petugas keamanan kampus,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Ia melanjutkan, peristiwa tersebut bermula pada Selasa (21/7/2026), saat korban mendatangi Rumah Sakit Unand bersama keluarganya untuk menjalani prosedur evaluasi kesehatan secara menyeluruh.
“Di tengah proses pemeriksaan, korban diduga mengalami tekanan psikologis berat hingga nekat menerobos keluar gedung dan berlari menghindari kejaran pihak keluarga serta petugas keamanan sekitar pukul 11.00 WIB,” katanya.
Ia melanjutkan, korban memiliki ciri-ciri fisik berbadan gemuk, berkulit kuning langsat, serta terakhir kali terlihat memakai celana panjang hitam tanpa mengenakan baju.
Ia mengatakan, pencarian ini melibatkan berbagai unsur lintas instansi, meliputi BPBD Kota Padang, Basarnas, TRC Semen Padang, relawan I-DERU, Kelompok Siaga Bencana (KSB), jajaran kecamatan, hingga masyarakat setempat.
“Tantangan utama di lapangan adalah kondisi kerapatan vegetasi dan topografi hutan yang terjal, namun seluruh unsur tetap memaksimalkan pencarian secara terukur,” ujarnya.















