Kabarminang – Banyak orang mengenal Universitas Andalas (UNAND) sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Namun, tidak sedikit yang belum mengetahui bahwa “Andalas” sejatinya merupakan nama sebuah pohon yang telah lama menjadi bagian dari identitas Sumatra.
Fakta itu kembali menjadi perhatian saat jajaran pimpinan Universitas Andalas menanam pohon andalas di Lapangan Rektorat Kampus Limau Manis, Selasa (2/6/2026). Penanaman tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian Lustrum XIV atau Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas.
Bagi UNAND, pohon andalas bukan sekadar tanaman yang namanya diabadikan menjadi identitas kampus. Pohon tersebut dipandang sebagai simbol pertumbuhan, keteguhan, keberlanjutan, serta komitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian.
Ketua Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas, Muhammad Riendra, mengatakan tema yang diusung tahun ini, “Tumbuh Berakar, Menjulang Berdampak”, mencerminkan perjalanan panjang Universitas Andalas yang selama tujuh dekade terus berkembang dengan berlandaskan nilai keilmuan, integritas, budaya, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, pemilihan pohon andalas sebagai simbol utama peringatan Dies Natalis bukan tanpa alasan.
“Pohon Andalas dipilih sebagai simbol karena mengajarkan bahwa pertumbuhan yang kokoh harus ditopang oleh akar yang kuat. Begitu pula Universitas Andalas yang terus berkembang melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya dikutip dari situs UNAND, Rabu (3/6/2026).
Riendra yang juga Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Andalas menilai filosofi tersebut relevan dengan perjalanan kampus yang kini memasuki usia 70 tahun. Dalam perjalanannya, UNAND tidak hanya berupaya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kontribusi yang berdampak bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Sementara itu, Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, menegaskan bahwa Dies Natalis bukan sekadar peringatan bertambahnya usia institusi.
















