Kabarminang – Sepasang siswa SMKN 1 Bukittinggi digerebek warga saat berpelukan di emperan sebuah rumah toko (ruko) di kawasan Sumurapak, Kecamatan Guguk Panjang, Bukittinggi, pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Ketua pemuda setempat, Doni Fari (42), mengatakan, penggerebekan tersebut berawal dari kecurigaan warga terhadap aktivitas sepasang remaja yang beberapa kali terlihat berhenti di lokasi tersebut dan diduga melakukan tindakan tidak senonoh.
Ia melanjutkan, warga sudah beberapa kali memperhatikan keberadaan sepasang pelajar itu. Karena merasa curiga, warga kemudian berinisiatif memantau lokasi pada Sabtu (7/11/2026). Kemudian, sekitar pukul 20.00 WIB, datang sepeda motor.
“Melihat hal tersebut, sejumlah warga mendekati lokasi dan mendapati sepasang remaja sedang saling bermesraan dan berpelukan di emperan ruko yang kondisinya sepi dan gelap,” ujarnya.
Ia menyebut, kemudian keduanya dibawa warga ke rumah ketua pemuda untuk dimintai penjelasan, yang turut dihadiri ketua RW dan sejumlah warga.
“Setelah digerebek, kemudian dibawa ke rumah saya. Karena warga semakin banyak berkumpul, akhirnya lurah dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) juga datang malam itu,” ujarnya.
Ia mengatakan, saat pertama kali dimintai keterangan, kedua remaja tersebut sempat memberikan pengakuan yang tidak sesuai dengan kejadian. Namun, setelah diajak berbicara lebih lanjut, keduanya akhirnya mengakui telah beberapa kali mendatangi lokasi itu.
Ia melanjutkan, remaja perempuan berusia 18 tahun berasal dari Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan tinggal di kos yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Sementara itu, remaja laki-laki berusia 17 tahun berasal dari Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar.



















