Yasin mengatakan bahwa pihaknya kemudian mendapatkan informasi dari tentara di Kodaeral II bahwa ketiga remaja itu masuk ke kawasan markas Angkatan Laut tersebut. Setelah menerima informasi itu, pihaknya mendatangi lokasi dan memeriksa ketiga remaja tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan, ketiga remaja tersebut merupakan orang yang diidentifikasi terkait pencurian di Plaza Andalas,” ujar Yasin.
Yasin mengatakan bahwa pihaknya masih mendata dan menelusuri barang-barang yang dicuri ketiga remaja itu. Dari sejumlah ponsel yang dilaporkan hilang, katanay, sebuah ponsel masih berada di Surian, Kabupaten Solok, sedangkan sebuah ponsel iannya telah dijual melalui lokapasar (marketplace).
Yasin menyampaikan bahwa pihaknya menyita sejumlah uang hasil pencurian dari ketiga remaja itu. Namun, katanya, tidak semua uang hasil pencurian disita karena sebagian telah digunakan oleh para pelaku.
“Pelaku menggunakan uang hasil pencurian untuk membeli satu unit sepeda motor. Sebagian lainnya digunakan untuk bermain warnet dan kebutuhan lain,” ucap Yasin.
Yasin mengatakan bahwa sebelumnya salah seorang pelaku terdeteksi melarikan diri ke arah Surian dan Bukittinggi sebelum pergerakannya kembali terdeteksi di Padang.
Karena para pelaku merupakan anak di bawah umur, kata Yasin, pihaknya akan memperhatikan ketentuan hukum terhadap anak yang berhadapan dengan hukum untuk menangani perkara itu.
View this post on Instagram
















