Sumbarkita — Sebuah pesawat militer jenis Lockheed C-130T Hercules milik United States Air Force (US Air Force) terdeteksi melakukan penerbangan di wilayah perairan barat Kota Padang, Sumatera Barat.
Informasi itu diunggah akun Instagram Gaza Update. Berdasarkan data pelacakan penerbangan yang dihimpunnya, disebutkan pesawat dengan nomor registrasi 164762 itu terpantau terbang pada ketinggian sekitar 17.900 kaki dengan kecepatan sekitar 220 knot.
General Manager Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Dony Subardono, membenarkan Informasi itu. Ia menyebut pesawat mendarat darurat dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, pada 25 Mei 2026 pukul 17.56 WIB dalam kondisi cuaca buruk wilayah udara yang dilanda badai.
Ia melanjutkan, pesawat tersebut membawa 16 personel militer dan sebelumnya terbang dari Singapura menuju pangkalan militer Diego Garcia. Namun dalam perjalanan, pesawat mengalami gangguan teknis.
“Akibat kejadian itu mereka diminta pengawas Kolombo untuk mendarat di bandara terdekat, karena yang terdekat Bandara BIM, kemudian kita menerima informasi darurat tersebut dari menara pengawas tower Kolombo yang mengatakan pesawat militer mereka mengalami rusak mesin,” tuturnya kepada Sumbarkita, Selasa (2/6/2026).
Setelah mendarat, pesawat langsung dievakuasi ke hanggar guna memastikan operasional penerbangan komersial di bandara tetap berjalan normal.
Ia melanjutkan, karena pesawat tersebut militer, proses penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, yakni pihak bandara, TNI Angkatan Udara, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, serta instansi terkait seperti Customs, Immigration, Quarantine (CIQ).
“Pemeriksaan mencakup aspek keamanan hingga kelengkapan dokumen. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran wilayah udara maupun indikasi misi ilegal dari pesawat tersebut,” ujarnya.















