Sabtu, Agustus 29, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Sawah Terdampak Bencana di Padang Pariaman Kembali Subur, Panen Diperkirakan Sepekan Lagi

Redaksi
Sabtu, 29 Agustus 2026 19:33
in Kabar Sumbar
Sawah yang tertutup material sedimentasi akibat rentetan bencana pada akhir 2025 di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat, kini kembali hijau dan subur.

Sawah yang tertutup material sedimentasi akibat rentetan bencana pada akhir 2025 di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat, kini kembali hijau dan subur.


Kabarminang – Sawah yang tertutup material sedimentasi akibat rentetan bencana pada akhir 2025 di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat, kini kembali hijau dan subur.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman, Irawati Febriani, mengatakan, sawah tersebut ditanam serentak pada 13 Mei 2026 dan kini telah berusia sekitar tiga bulan lebih.

“Jika tidak ada kendala, tanaman padi diperkirakan dipanen sekitar satu minggu lagi,” ujarnya saat meninjau langsung areal persawahan tersebut pada Kamis siang (27/8/2026).

Ia mengatakan, pulihnya lahan pertanian di Tanah Taban menjadi salah satu bukti bahwa lahan yang terdampak bencana masih dapat kembali dimanfaatkan melalui penanganan yang tepat dan kolaboratif.

“Pemulihan lahan ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Setelah lahan dipulihkan, kemudian dilakukan penanaman secara serentak,” ujar Irawati.

Ia mengatakan, pemulihan lahan tidak hanya menyasar kondisi fisik, tetapi juga diarahkan untuk memastikan kebutuhan dasar pertanian, terutama ketersediaan air.

Ia melanjutkan, sebelum bencana, petani di kawasan tersebut masih mengandalkan sumur karena belum memiliki jaringan irigasi teknis. Namun, bencana menyebabkan sumur tertimbun sedimentasi sehingga sumber air yang selama ini digunakan petani ikut terdampak.

“Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah memberikan bantuan irigasi perpompaan dan membangun jaringan irigasi tersier. Kita berharap ketersediaan air dapat lebih terjamin sehingga lahan tetap produktif dan petani dapat terus melakukan kegiatan budi daya,” jelasnya.

Irawati merinci luas sawah terdampak bencana di Padang Pariaman mencapai 1.263 hektare. Dari jumlah tersebut, 446 hektare mengalami kerusakan ringan, 238 hektare rusak sedang, 450 hektare rusak berat, sedangkan 100 hektare lainnya dinyatakan hilang.

Ia menyebut, lahan dengan kerusakan ringan, pemulihan dilakukan melalui Program Optimalisasi Lahan atau OPLAH. Sementara itu, dari 238 hektare lahan yang mengalami kerusakan sedang, sebanyak 198 hektare telah selesai direhabilitasi. Kemudian untuk 100 hektare lahan yang dinyatakan hilang masih dalam proses pengusulan untuk mendapatkan dukungan penanganan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Irawati menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong percepatan pemulihan lahan terdampak bencana. Penanganan tidak hanya menyasar rehabilitasi lahan, tetapi juga mencakup perbaikan irigasi dan dukungan sarana produksi pertanian.

“Target kita bukan hanya membuat lahan kembali bisa ditanami, tetapi memastikan lahan tersebut dapat kembali produktif dan memberikan manfaat bagi petani secara berkelanjutan,” tuturnya.

Salah seorang petani, Yusmanidar, mengaku bersyukur karena sawah yang sempat tertutup material sedimentasi kini kembali menghasilkan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi angin segar bagi petani setelah sempat kehilangan kesempatan menggarap lahan akibat bencana.

Meski demikian, ia mengaku masih menghadapi tantangan berupa ketersediaan air yang belum sepenuhnya stabil karena masih bergantung pada curah hujan dan penggunaan pompa.

“Kami berharap pembangunan jaringan irigasi yang sedang dilakukan pemerintah diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi petani,” tuturnya.


Tags: bencana Padang PariamanIrawati FebrianiirigasiLahan PertanianLubuk AlungPadang Pariamanpadipanen padipasia lawehpertanian Padang PariamanPetanisawahsawah terdampak bencanaSedimentasiTanah Taban

Berita Terkait

Walhi Sumbar Tantang Kapolda Baru Berantas Tambang Emas Ilegal dalam 100 Hari

Tambang Emas Ilegal Tersebar di 9 Daerah Sumbar, WALHI: Penindakan Hanya Sebatas Gimmick

29 Agustus 2026
Curi Motor Terparkir di Teras Rumah, Residivis Asal Payakumbuh dan Pariaman Ditangkap

Curi Motor Terparkir di Teras Rumah, Residivis Asal Payakumbuh dan Pariaman Ditangkap

29 Agustus 2026
50 Perajin Payakumbuh Ikuti Program Ekraf Peduli, Produk Sulam dan Anyam Dibidik Pasar Global

50 Perajin Payakumbuh Ikuti Program Ekraf Peduli, Produk Sulam dan Anyam Dibidik Pasar Global

29 Agustus 2026
Tambang Emas Ilegal di Solok Ancam Lingkungan dan Warga, Polda Sumbar Diminta Bertindak

WALHI Sebut Tambang Emas Ilegal di Sumbar Terang-terangan, Penindakan Aparat Dinilai Belum Sentuh Aktor Utama

29 Agustus 2026
Wali Kota Pariaman Tinjau Program Bedah Rumah, 609 Warga Dapat BSPS pada 2026

Wali Kota Pariaman Tinjau Program Bedah Rumah, 609 Warga Dapat BSPS pada 2026

29 Agustus 2026
Organ Tunggal di Pasaman Barat Disorot, Warga Keluhkan Tarian Erotis hingga Dugaan Miras

Organ Tunggal di Pasaman Barat Disorot, Warga Keluhkan Tarian Erotis hingga Dugaan Miras

29 Agustus 2026
Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Viral Video Mesum Diduga ASN Pemprov Sumbar di Ruang Kerja, Ini Kata Sekda

Viral Video Mesum Diduga ASN Pemprov Sumbar di Ruang Kerja, Ini Kata Sekda

24 Agustus 2026

Anak Butuh ASI, Tersangka Korupsi Dana Nagari Rp382 Juta di Solok Dialihkan Jadi Tahanan Kota

Anak Butuh ASI, Tersangka Korupsi Dana Nagari Rp382 Juta di Solok Dialihkan Jadi Tahanan Kota

26 Agustus 2026

Tegur Pendaki Gunung Talang Buang Sampah dan Lewati Jam Malam, Warga Solok Dikeroyok Puluhan Orang

Tegur Pendaki Gunung Talang Buang Sampah dan Lewati Jam Malam, Warga Solok Dikeroyok Puluhan Orang

24 Agustus 2026

Bayi 40 Hari di Solok Meninggal karena Sesak Napas, Keluarga Sebut Tak Dapat Pelayanan di Puskesmas

Bayi 40 Hari di Solok Meninggal Diduga Tak Dapatkan Penanganan Medis, Puskesmas Bantah Tudingan

24 Agustus 2026

Pemprov Sumbar Akui PNS yang Berbuat Mesum di Ruang Kerja di Video Viral Pejabatnya

Ketahuan Berbuat Mesum di Ruang Kerja, Pejabat Pemprov Sumbar Mengundurkan Diri

25 Agustus 2026

Perempuan 21 Tahun Bawa 1,01 Kg Sabu ke BIM, Ditangkap di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi

Perempuan 21 Tahun Bawa 1,01 Kg Sabu ke BIM, Ditangkap di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi

27 Agustus 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.