Sementara itu, RLS penduduk berusia 25 tahun ke atas meningkat 0,26 tahun menjadi 10,03 tahun. Capaian ini menjadi catatan tersendiri karena untuk pertama kalinya dalam periode 2021–2026, rata-rata lama sekolah penduduk Sumbar menembus angka 10 tahun.
“Angka terendah untuk Rata-rata Lama Sekolah tercatat di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang berada pada level 8,49 tahun. Kedua indikator pendidikan tersebut secara agregat berada di atas angka nasional masing-masing sebesar 13,34 tahun dan 9,16 tahun,” jelasnya.
Adapun RLS tertinggi tercatat di Kota Padang Panjang sebesar 12,02 tahun. Capaian tersebut menunjukkan adanya perbedaan tingkat pendidikan antardaerah di Sumbar.
Pada dimensi standar hidup layak, pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan mencapai Rp12,36 juta pada 2026. Angka ini meningkat Rp323 ribu atau tumbuh 2,68 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Kota Padang mencatatkan pengeluaran riil per kapita tertinggi sebesar Rp16,26 juta per tahun. Sebaliknya, Kabupaten Kepulauan Mentawai berada pada posisi terendah dengan Rp7,63 juta per tahun.
Meski mengalami peningkatan, pengeluaran riil per kapita Sumbar masih berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai Rp13,37 juta per tahun.
Hasanudin juga mengungkapkan bahwa tidak terdapat perubahan status pembangunan manusia di kabupaten dan kota di Sumbar pada 2026.
Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi satu-satunya daerah dengan status pembangunan manusia kategori sedang, yakni dengan IPM 68,45. Kategori ini berada pada rentang nilai 60 hingga kurang dari 70.





















