Iwan mengatakan bahwa pengunjung yang datang ke lokasi penemuan biasanya berasal dari kalangan mahasiswa untuk keperluan penelitian akademik. Ia mencatat wisatawan yang berkunjung juga datang dari berbagai daerah seperti turis lokal asal Riau hingga wisatawan mancanegara dari Singapura.
Iwan menyayangkan kurang seriusnya perhatian nyata dari instansi pemerintah seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam dalam melakukan pendataan dan pelestarian Rafflesia hasseltii di Sumpur Kudus. Ia berharap pemerintah dapat menunjukkan komitmen serta keseriusan yang lebih tinggi guna melindungi dan menjaga kelestarian puspa langka tersebut secara berkelanjutan.



















