Kabarminang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat mencatat jumlah pengangguran di Sumatera Barat pada Agustus 2026 mencapai 178,88 ribu orang. Angka tersebut setara dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,57 persen.
Meski demikian, persentase pengangguran di Sumatera Barat mengalami penurunan 0,05 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
Data tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Sumatera Barat, Nurul Hasanudin, dalam pemaparan kondisi ketenagakerjaan di Kantor BPS Sumbar, Kamis (5/11/2026).
Hasanudin menjelaskan, jumlah angkatan kerja di Sumatera Barat pada Agustus 2026 mencapai 3,21 juta orang. Jumlah tersebut bertambah 14,95 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Peningkatan jumlah angkatan kerja ini mencerminkan dinamika pasar tenaga kerja kita yang terus bergerak seiring bertambahnya penduduk usia kerja,” ujar Hasanudin.
Dari total angkatan kerja tersebut, sebanyak 3,03 juta orang telah bekerja. Jumlah ini meningkat 15,71 ribu orang dibandingkan Agustus 2025 yang tercatat sebanyak 3,02 juta orang.
“Mayoritas penduduk usia kerja kita aktif secara ekonomi, di mana sebanyak 3,03 juta orang terserap di berbagai sektor pekerjaan,” katanya.
Sementara itu, jumlah penduduk yang belum terserap dalam lapangan pekerjaan atau pengangguran mencapai 178,88 ribu orang. Adapun penduduk yang masuk kategori bukan angkatan kerja tercatat sebanyak 1,33 juta orang.

















