Kabarminang – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-XLII tingkat Kabupaten Solok Selatan tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Lubuak Malako, Kecamatan Sangir Jujuan, Rabu (4/11/2026).
Pembukaan ajang keagamaan tersebut ditandai dengan pemukulan tabuah oleh bupati dan wakil bupati Solok Selatan, gubernur Sumatera Barat, kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sumbar, wakil ketua DPRD Sumbar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sekretaris daerah Solok Selatan.
MTQN ke-XLII ini diikuti sebanyak 253 peserta kafilah yang berasal dari tujuh kecamatan di Solok Selatan. Mereka akan berkompetisi dalam 15 kategori perlombaan selama empat hari, mulai 4 hingga 7 November 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Solok Selatan, Khairunas, menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, dewan hakim, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan penyelenggaraan MTQN tingkat kabupaten tersebut.
Menurutnya, jumlah peserta dan kategori perlombaan menunjukkan tingginya semangat serta komitmen bersama dalam mengembangkan pembinaan Al-Qur’an di Solok Selatan.
“Jumlah peserta dan kategori perlombaan ini menunjukkan semangat serta komitmen kita bersama dalam mengembangkan pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten Solok Selatan,” kata Khairunas di hadapan ratusan hadirin dan jajaran kafilah.
Khairunas berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjaga kejujuran.
Ia juga berharap para peserta yang berhasil meraih prestasi dapat terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu mewakili Solok Selatan pada MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat maupun kompetisi di jenjang yang lebih tinggi.
Selain kepada peserta, Khairunas juga mengingatkan dewan hakim agar menjalankan tugas penilaian secara adil, objektif, profesional, dan penuh tanggung jawab demi menjaga kualitas penyelenggaraan musabaqah.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan MTQ tidak semata-mata diukur dari jumlah juara yang dihasilkan, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
“Namun, yang lebih penting dari sekadar meraih juara adalah bagaimana kita semua dapat mengambil hikmah dari kegiatan ini untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Pemprov Sumbar dan Kemenag Berikan Apresiasi
Dukungan terhadap penyelenggaraan MTQN ke-XLII Solok Selatan juga disampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar.
Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Pemprov Sumbar, Jasman Rizal, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut.
Ia menilai MTQ memiliki peran strategis dalam membentengi generasi muda dari kenakalan remaja dan penyakit masyarakat. Kegiatan ini juga dinilai dapat membentuk mentalitas generasi muda yang berilmu serta memiliki akhlak mulia.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, H. Mustafa, menyebut Solok Selatan menjadi daerah kelima dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang menyelenggarakan MTQ tingkat kabupaten/kota pada 2026.
Ia berharap peningkatan jumlah peserta dan cabang perlombaan tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga diikuti peningkatan kualitas pemahaman serta pengamalan isi kandungan Al-Qur’an.
Melalui penyelenggaraan MTQN ke-XLII ini, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan diharapkan dapat memperkuat pembinaan generasi Qurani sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang religius, berbudaya, maju, dan sejahtera.
Rangkaian MTQN ke-XLII tingkat Kabupaten Solok Selatan dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni 4–7 November 2026.





















