Kabarminang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera Barat pada Selasa (28/7/2026), terutama pada siang hingga sore hari. Kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi di banyak kabupaten dan kota sebelum kembali didominasi cuaca berawan pada malam hingga dini hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang berlaku mulai Selasa pukul 07.00 WIB hingga Rabu (29/7/2026) pukul 07.00 WIB, kondisi pagi hari di sebagian besar wilayah Sumatera Barat diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
Memasuki siang hingga sore, potensi hujan mulai meningkat di berbagai daerah. Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan antara lain Pasaman Barat, Agam, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Padang Pariaman, Tanah Datar, Solok, Sijunjung, Sawahlunto, Dharmasraya, Solok Selatan, Kota Padang, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Sementara itu, Kabupaten Pasaman diprakirakan mengalami cuaca berawan sepanjang hari. Kota Bukittinggi, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, dan Kota Solok didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan yang lebih terbatas dibandingkan wilayah lainnya.
Prakiraan BMKG juga menunjukkan potensi hujan disertai petir terjadi di Kabupaten Agam pada siang hari. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat berlangsung dalam waktu singkat.
Suhu udara di Sumatera Barat diperkirakan berkisar 17 hingga 32 derajat Celsius. Suhu tertinggi berpotensi terjadi di Kabupaten Pasaman Barat yang mencapai 32 derajat Celsius, sedangkan suhu terendah diprakirakan berada di Kota Bukittinggi dengan kisaran 17 derajat Celsius.
Kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 5 hingga 20 kilometer per jam, sementara tingkat kelembapan udara berkisar antara 64 hingga 100 persen, bergantung pada kondisi cuaca di masing-masing daerah.
BMKG mengimbau masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan pada siang hingga sore hari untuk menyesuaikan rencana kegiatan dengan perkembangan cuaca. Pengguna jalan juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun karena dapat mengurangi jarak pandang dan membuat kondisi jalan menjadi licin.
Prakiraan cuaca tersebut diterbitkan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau dan berlaku mulai Selasa, 28 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga Rabu, 29 Juli 2026 pukul 07.00 WIB. Masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.













