Kabarminang — Satu keluarga di Jalan Belakang SMPN 17, RT 003 RW 003, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, dianiaya tetangganya. Rumah mereka juga dirusak oleh pelaku.
Rini Susanti (43 tahun), korban, mengatakan bahwa ia, suaminya, AZ (47 tahun), dan anaknya, siswa SMP berusia 15 tahun, dianiaya oleh wanita berinisial F (36 tahun) beserta sejumlah anggota keluarga pelaku.
Rini menceritakan bahwa penganiayaan itu bermula pada Sabtu (30/5/2026) malam. Saat itu ia bertiga dengan suami dan anaknya di rumah. Malam itu perutnya ditendang dan dipukul oleh pelaku.
“Ketika saya menangkis pukulannya, tangan saya dihantam hingga terluka dan berdarah,” ujar Rini kepada Sumbarkita pada Jumat (5/6/2026).
Rini menginformasikan bahwa suaminya juga dianiaya oleh pelaku. Akibatnya, suaminya mengalami memar pada beberapa bagian tubuh.
“Kaki suami saya sampai biru-biru. Begitu juga bagian perutnya,” ucapnya.
Saat ia dan suaminya dianiaya, kata Rini, anak mereka menyaksikan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa anaknya menangis histeris saat melihat kedua orang tuanya dianiaya.
“Pelaku bahkan sempat menyeret anak kami sebelum kami berhasil menariknya masuk dan mengunci pintu,” tuturnya.
















