Kabarminang — Penyebab kebakaran Beranda Cafe di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Balai Panjang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh, pada Minggu (24/5/2026) dini hari terungkap. Kafe tersebut sengaja dibakar oleh seseorang.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Payakumbuh, Iptu Andrio Siregar, mengatakan bahwa pihaknya sudah menetapkan seorang tersangka pembakar Beranda Cafe dan sudah menahannya di rutan polres. Ia menyebut bahwa tersangka berinisial R (42 tahun), laki-laki, warga Kelurahan Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat.
“Tersangka membakar Beranda Cafe karena kesal dan dendam kepada karyawan kafe,” ujar Andrio pada Senin (25/5/2026).
Perihal pembakaran kafe tersebut, Andrio menceritakan bahwa pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 4.00 WIB R berada di Beranda Cafe. Di sana R diduga mengganggu karyawan perempuan berinisial K. Suami K, berinisial G, yang bekerja di kafe tersebut, mengetahui bahwa R menganggu K. Akibatnya, R dan G bertengkar hingga G memukul wajah R.
Karena sakit hati dan merasa dipermalukan, kata Andrio, R pergi meninggalkan Beranda Cafe dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul miliknya. Ia menyebut bahwa R pergi dengan menyimpan rasa dendam dan berniat membalas perbuatan tersebut.
Dengan berbekal niat jahat itu, kata Andrio, R bergerak menuju pusat kota Payakumbuh dan berhenti di Azkia Mart, kawasan simpang terminal yang masih buka. Di sana R membeli Pertalite seharga Rp5.000 sebanyak 300 mililiter, lalu memasukkannya ke dalam botol air mineral bekas yang ia temukan di depan toko.
Setelah mendapatkan bahan yang dibutuhkan, kata Andriom, R kembali ke Beranda Cafe. Tanpa ragu, R menyiramkan seluruh Pertalite tersebut ke dinding bangunan kafe yang bersebelahan dengan Ampera Imel.
“Selanjutnya, tersangka membakar selembar tisu bekas, lalu melemparkannya bersama korek api ke arah dinding yang telah disiram bensin. Seketika, api berkobar dengan cepat dan membakar seluruh bangunan Beranda Cafe,” tutur Andrio.
















