Kabarminang –Seorang anak berusia 14 tahun di Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, diduga disetubuhi ayah tiri yang diketahui berprofesi sebagai anggota Polri. Korban yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini disebut mengalami trauma.
Ayah kandung korban, RH, menyampaikan jeritan hatinya atas kondisi anaknya yang disebut mengalami trauma berat.
RH mengaku tak kuasa menahan emosi saat mengetahui apa yang diduga dialami putrinya.
“Saya hancur sebagai ayah. Tidak ada orang tua yang siap menerima kenyataan seperti ini,” ujar RH kepada Sumbarkita, Kamis (30/4).
Menurutnya, perubahan sikap anaknya sangat terlihat sejak kasus itu mencuat. Anak yang sebelumnya ceria kini disebut lebih banyak diam dan menghindari interaksi.
“Dulu dia periang, suka cerita apa saja. Sekarang lebih sering mengurung diri di kamar. Kalau ditanya sedikit saja soal kejadian itu, dia langsung menangis,” katanya dengan suara bergetar.
RH menyebut dirinya merasa bersalah karena tidak bisa selalu berada di sisi anaknya.
“Sebagai ayah, saya merasa gagal menjaga dia. Itu yang paling menyakitkan,” ucapnya.













