Kabarminang — Seorang polisi yang bertugas di Kecamatan Palupuh, Agam, dilaporkan ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Bukittinggi karena diduga berselingkuh dengan seorang wanita bersuami. Laporan tersebut dilayangkan oleh suami sah wanita itu pada awal April 2026 setelah melakukan investigasi mandiri bersama warga.
Pengacara pelapor, Riyan Permana Putra, mengatakan bahwa polisi itu bertugas sebagai Bhabinkamtibmas. Ia menyebut bahwa polisi tersebut dan pelapor bertetangga di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh.
Riyan menyamapaikan bahwa hubungan antara pelapor dan polisi tersebut awalnya terjalin cukup baik sebagai tetangga yang sering berinteraksi, termasuk berbagi makanan, minuman, dan merokok bersama. Namun, saat pelapor pergi keluar kota, polisi itu sering masuk ke rumah pelapor dan diduga berselingkuh dengan isi pelapor.
Dugaan perselingkuhan itu, kata Riyan, mulai terendus sekitar 10 hari setelah Idulfitri, tepatnya pada akhir Maret 2026. Ia mengungkapkan bahwa kasus itu terbongkar berkat kecurigaan warga sekitar yang merasa simpati kepada pelapor. Saat pelapor tidak berada di rumah, katanya, warga memperhatikan adanya aktivitas mencurigakan yang dilakukan polisi tersebut di kediaman istri pelapor.
“Sarga sempat melakukan pengintaian melalui celah rumah yang berlubang dan melihat adanya interaksi tidak pantas. Bukti diperkuat dengan adanya rekaman video yang diambil oleh warga sebagai dasar laporan korban,” tutur Riyan kepada Kabarminang.com pada Rabu (29/4/2026).
Riyan membeberkan bahwa melalui lubang di bagian rumah, warga melihat polisi dan istri pelapor diduga berpelukan. Ia menyebut bawha warga juga melihat dugaan tindakan tidak pantas lainnya, seperti berciuman, yang dilakukan kedua orang itu.
“Menurut warga, hal seperti Itu diduga telah berlangsung sekitar tiga bulan selama suami istri itu bekerja di luar kota,” tutur Riyan.
Riyan mengatakan bahwa puncak kecurigaan warga terjadi ketika polisi tersebut diketahui berada di rumah korban pada malam hari akhir Maret 2026. Untuk menindaklanjuti gejolak di tengah masyarakat, katanya, kepolisian sempat mendatangi rumah istri pelapor sekitar pukul 23.30 WIB.
















