Kabarminang – Wisatawan yang hendak menyeberang ke Pulau Angso Duo masih ditemukan tidak menggunakan pelampung. Kondisi ini terungkap saat petugas Kepolisian Resor Pariaman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Pantai Gandoriah, Kota Pariaman pada Selasa (24/3/2026).
Dalam sidak tersebut, petugas mendapati sejumlah penumpang tetap naik perahu wisata tanpa mengenakan alat keselamatan. Polisi pun langsung menegur petugas penyeberangan yang dinilai lalai dalam mengawasi penerapan standar keselamatan.
Kasat Intelkam Polres Pariaman, Andri Widyawati, menegaskan bahwa penggunaan pelampung merupakan prosedur wajib yang tidak boleh diabaikan dalam aktivitas penyeberangan laut.
“Prosedur sudah jelas. Penggunaan pelampung itu wajib. Kita tidak pernah tahu kapan risiko di laut bisa terjadi,” ujarnya.
Ia menilai, petugas di lapangan belum maksimal dalam mengingatkan penumpang terkait pentingnya penggunaan life jacket. Karena itu, pihaknya menginstruksikan agar setiap wisatawan dipastikan telah mengenakan pelampung sebelum naik ke perahu.
Menurut Andri, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama pada momen libur Lebaran yang biasanya diiringi lonjakan jumlah wisatawan ke Pulau Angso Duo.
Pulau Angso Duo dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Pariaman dengan panorama pantai berpasir putih. Selain wisata alam, kawasan ini juga menjadi tujuan wisata religi karena terdapat makam panjang Syekh Katik Sangko yang sering dikunjungi peziarah.
Akses menuju pulau tersebut ditempuh menggunakan perahu wisata dari Pantai Gandoriah dengan durasi perjalanan sekitar 10 hingga 15 menit. Tingginya mobilitas wisatawan pada musim liburan membuat pengawasan keselamatan menjadi hal krusial.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan pengawasan di lapangan untuk memastikan seluruh operator penyeberangan mematuhi standar operasional yang berlaku. Polisi juga mengimbau petugas dan pengelola agar lebih disiplin dalam memberikan edukasi keselamatan kepada penumpang.
“Keselamatan penumpang adalah prioritas. Jangan sampai kelalaian kecil berujung pada kejadian yang tidak diinginkan,” tutupnya.
















