Kabarminang – Sebanyak 500 rider dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kegiatan Jelajah Alam Pariaman Ekstrem (JAPA’X-5) yang dipadukan dengan bakti sosial di Masjid Nurul Iman, Desa Naras I, Kota Pariaman, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan yang memasuki pelaksanaan kelima tersebut dibuka dan dilepas oleh Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi. Para peserta datang dari sejumlah daerah, di antaranya Bandung, Riau, Jambi, Bengkulu, serta berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan komunitas yang telah menggelar kegiatan JAPA’X untuk kelima kalinya di Kota Pariaman.
“Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan komunitas yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, apalagi kegiatan JAPA’X-5 ini tidak hanya mengedepankan tantangan dan petualangan dengan sepeda motor trail saja,” ucapnya.
Ia melanjutkan, JAPA’X-5 tidak hanya menjadi ajang petualangan bagi komunitas motor trail, tetapi juga membawa misi sosial melalui bakti sosial untuk perampungan pembangunan Masjid Nurul Iman di Desa Naras I.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi antarkomunitas sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat, bakat, kreativitas, dan energi melalui aktivitas positif.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen mengembangkan daerah tersebut sebagai tujuan wisata olahraga atau sport tourism di Sumatera Barat.
“Kota Pariaman memiliki komitmen yang kuat untuk terus mengembangkan diri sebagai daerah tujuan sport tourism atau wisata olahraga di Sumatera Barat, dengan menjadikan berbagai kegiatan olahraga, otomotif, dan petualangan alam sebagai daya tarik wisata yang mampu mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Sumatera Barat,” ujarnya.
Ia berharap, penyelenggaraan berbagai kegiatan sport tourism secara berkelanjutan dapat memperkuat daya tarik Kota Pariaman. Dengan demikian, daerah tersebut tidak hanya dikenal melalui destinasi wisatanya, tetapi juga melalui agenda budaya, olahraga, dan kesenian.
Ia menilai JAPA’X-5 berpotensi memberikan dampak berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran peserta dan pendamping dari luar daerah, katanya, dapat meningkatkan aktivitas usaha di berbagai sektor, mulai dari penginapan, rumah makan, kuliner, transportasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga usaha masyarakat lainnya.
Mulyadi juga mengajak masyarakat Kota Pariaman untuk mendukung berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan komunitas dan organisasi masyarakat. Ia menegaskan, pengembangan pariwisata dan pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya pemerintah.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas otomotif, pelaku usaha, generasi muda, dan masyarakat setempat dalam menciptakan Kota Pariaman yang semakin dikenal, ramai dikunjungi, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya,” tutupnya.





















