Kabarminang — Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menghentikan sementara kunjungan wisatawan ke Pulau Angso Duo sejak Sabtu (22/11) hingga sekarang. Langkah tersebut diambil menyusul kondisi cuaca buruk yang melanda perairan Pariaman dalam beberapa hari terakhir.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pariaman, Dendy Pribadi, mengatakan Pemko Pariaman telah mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh pemilik kapal wisata agar tidak melayani penyeberangan selama situasi laut belum dinyatakan aman.
Ia menyampaikan, penghentian sementara operasional dilakukan untuk menghindari risiko kecelakaan laut. Kecepatan angin dan tinggi gelombang saat ini berada pada level yang tidak aman bagi aktivitas pelayaran menuju pulau.
“Kami sudah menyampaikan peringatan kepada para pemilik kapal agar tidak dulu melayani perjalanan ke Pulau Angso Duo. Kondisinya benar-benar tidak memungkinkan,” ujarnya, Senin (24/11).
Dendy menegaskan keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Meskipun penutupan sementara ini dapat berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan, keputusan tersebut dinilai tepat mengingat potensi risiko yang bisa muncul sewaktu-waktu.
Ia menambahkan, petugas gabungan telah dikerahkan ke sejumlah titik wisata untuk menjaga garis pantai dan menegur pengunjung yang mencoba mendekati area berbahaya. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah insiden yang membahayakan keselamatan.
“Beberapa wisatawan tampak kecewa karena tidak bisa menyeberang ke pulau, namun sebagian besar memahami keputusan itu. Mereka memilih menghabiskan waktu di tepian pantai sambil menunggu informasi terbaru dari pihak berwenang,” tuturnya.
Ketika ditanya kapan akses wisata akan dibuka kembali, ia menyebut belum dapat memastikan waktu tersebut. Pembukaan kembali baru akan dipertimbangkan setelah kondisi laut benar-benar dinyatakan aman.
















