Kabarminang – Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam. Akibat kejadian itu, data sementara, 4 orang luka-luka, 77 orang mengungsi, 100 rumah dan 10 bangunan kantor pemerintah setempat terdampak.
Berdasarkan video kiriman informan Sumbarkita, salah satu ruangan di kompleks perkantoran milik pemerintah itu tersebut tampak porak-poranda. Di dalam ruangan terlihat material banjir berupa batu besar, lumpur, dan kayu. Beberapa pintu di gedung tersebut juga tampak jebol.
Diberitakan sebelumnya, relawan PMI Kabupaten Solok, Mu’amar Aziz, menyebut, 4 orang itu yakni Muslihat (54), warga Kediri; Anggiat Sirait (66), warga Nagari Koto Gaek Guguk; Yurnalis (45), ASN PPPK paruh waktu di Bapenda Kabupaten Solok; dan Muhammad Nur Zen (56), ASN PPPK paruh waktu pada Bagian Umum Setda Kabupaten Solok.
“Untuk Muhammad Nur Zen dirujuk ke Semen Padang Hospital di Kota Padang, sementara tiga lainnya mendapatkan perawatan medis di RSUD Arosuka Kabupaten Solok,” tuturnya.
Ia menyebut, data sementara ada 100 rumah terdampak dengan 77 orang berada di sejumlah lokasi pengungsian sementara, yakni di Mapolres Solok, Rumah Dinas Wakil Bupati Solok, dan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Solok.
Ia menyebut, selain rumah warga, juga terdampak 10 gedung perkantoran, yakni, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), DPRD, Bapenda, Bapelitbang, Inspektorat Daerah, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, dan BKPSDM Kabupaten Solok.
“Timbunan material di kantor-kantor tersebut berkisar 20 hingga 60 sentimeter. Selain bangunan, ada juga beberapa kendaraan dinas yang terdampak,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim Sumbarkita masih terus berupaya memperbarui data tersebut. Informasi selanjutnya akan disampaikan dalam pemberitaan berikutnya.


















