Kabarminang — Sebanyak lima wisudawan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Angkatan ke-96 menerima beasiswa untuk melanjutkan studi magister (S2) di Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang pada hari pertama pelaksanaan wisuda, Rabu (29/7/2026).
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen universitas dalam mendorong lulusan berprestasi agar terus meningkatkan kompetensi akademik melalui pendidikan jenjang magister.
Ia melanjutkan, beasiswa diberikan kepada lulusan terpilih berdasarkan Keputusan Rektor UIN Imam Bonjol Padang Nomor 1347 Tahun 2026 tentang Penetapan Penerima Beasiswa Program Magister pada Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang bagi Lulusan Wisuda Angkatan ke-96 Tahun 2026.
“Semua wisudawan yang mendapatkan beasiswa menerima bantuan biaya pendidikan Rp5,5 juta per semester selama empat semester,” katanya dalam pidatonya pada Rabu (29/7/2026).
Ia menegaskan para penerima beasiswa harus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.
“Tetaplah bersikap rendah hati, miliki rasa haus akan ilmu pengetahuan, dan jadilah pembelajar sepanjang hayat. Jangan pernah sombong dengan gelar yang melekat di belakang namamu,” tuturnya.
Ia melanjutkan, keberhasilan akademik harus diiringi dengan integritas dan akhlak agar ilmu yang dimiliki mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ilmu pengetahuan tanpa moralitas yang kukuh adalah kegelapan yang merusak peradaban. Jadilah pribadi yang berdaya, tangguh, dan berakhlak sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.
Adapun penerima beasiswa tersebut ialah Elfa Mustika Wanda dari Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab dan Humaniora; Ade Irwandi dari Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi; Zahratul Jannah dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah; Uut Endang Sari dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam; serta Fadilla Ramadhani dari Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi.















