Ia menambahkan kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini semakin parah sejak aktivitas tambang tradisional berubah menggunakan mesin dompeng dan alat berat sejak sekitar tahun 2004.
Menurutnya, penggunaan alat berat dan semprotan air bertekanan tinggi telah menyebabkan kerusakan lahan pertanian warga di berbagai daerah di Sumatera Barat.
halaman 3 dari 3
















