Kabarminang – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali memperoleh dukungan untuk pemulihan sarana pendidikan pascabencana. Media Group menyatakan komitmennya membantu pembangunan kembali SDN 05 Batang Anai yang roboh akibat banjir dan longsor besar pada November tahun lalu dengan nilai bantuan mencapai Rp2 miliar.
Komitmen tersebut disampaikan saat Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, melakukan kunjungan resmi ke Media Group yang berpusat di Metro TV, Jalan Pilar Mas Utama, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026).
Dalam kunjungan itu, bupati yang akrab disapa JKA didampingi Sekretaris Daerah, Kepala BPKD, serta Kepala Bapelitbangda Kabupaten Padang Pariaman. Rombongan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Dompet Kemanusiaan Media Group sekaligus Ketua Yayasan Kick Andy Foundation, Ali Sadikin.
Pertemuan berlangsung hangat dan membahas tindak lanjut proposal bantuan pembangunan kembali SDN 05 Batang Anai yang sebelumnya diajukan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Media Group nantinya akan melaksanakan langsung pembangunan sekolah tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masyarakat terdampak bencana di Padang Pariaman.
Bupati John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan terhadap kondisi pendidikan di daerahnya.
“Ini bukan sekadar bantuan pembangunan sekolah, tetapi juga bentuk kepedulian dan harapan baru bagi anak-anak kami di Batang Anai untuk kembali mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan aman,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman siap memberikan dukungan penuh serta memfasilitasi seluruh proses pembangunan agar berjalan lancar dan tepat waktu.
Dalam waktu dekat, tim dari Media Group dijadwalkan turun langsung ke lokasi pada awal Juni mendatang untuk melakukan pengukuran dan persiapan teknis pembangunan sekolah.
Bupati JKA juga mengajak masyarakat mendukung proses pembangunan agar sekolah tersebut segera dapat dimanfaatkan kembali oleh para pelajar di Kecamatan Batang Anai.
“Pendidikan adalah investasi masa depan daerah. Kita ingin anak-anak yang sempat terdampak bencana tetap memiliki semangat belajar dan fasilitas yang lebih baik,” ujarnya.
Langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman ini dinilai menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan daerah pascabencana sekaligus memastikan pelayanan pendidikan tetap berjalan optimal bagi masyarakat.
















