Kabarminang – Seorang remaja penjual dagangan keliling menjadi korban penganiayaan brutal di kawasan Kelurahan Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Korban berinisial A (18), yang sehari-hari menjual air aka, diduga diserang oleh pria berinisial Y (33) menggunakan rantai besi dan botol di jalanan kawasan RT 03/RW 04.
Anggota Dubalang Koto Tangah, Muhammad Zaitul Ikhlas (30), membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadian itu diketahui setelah adanya laporan warga yang merasa resah dengan keberadaan pelaku di lingkungan mereka.
“Pelaku melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan rantai besi dan botol,” ujarnya.
Aksi kekerasan tersebut sempat menghebohkan warga sekitar. Beruntung, sejumlah warga yang melihat kejadian langsung menghentikan tindakan pelaku sebelum situasi semakin memburuk.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka di bagian punggung dan tangan akibat hantaman benda keras.
Warga yang geram atas aksi penganiayaan tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat berwenang. Untuk mengantisipasi kericuhan dan mencegah amuk massa, personel gabungan dari unsur adat, kelurahan, TNI, dan Polri diterjunkan ke lokasi.
Pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti dan langsung dibawa ke Mapolsek Koto Tangah untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu rantai besi, satu botol, dan dua bilah pisau dari tangan terduga pelaku.















