Kabarminang – Pemerintah Kota Bukittinggi bersama DPRD Kota Bukittinggi menandatangani Nota Persetujuan Bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Penandatanganan dilakukan dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Bukittinggi, Selasa (30/6/2026).
Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menjelaskan bahwa pembahasan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD. Hal ini bertujuan memastikan pelaksanaan APBD berjalan sesuai sasaran, target, serta arah kebijakan pembangunan yang telah disepakati bersama.
Dalam rapat tersebut, Anggota DPRD Bukittinggi sekaligus juru bicara Badan Anggaran (Banggar), Yerry Amirudin, menyampaikan bahwa pengelolaan APBD Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2025 menunjukkan capaian yang cukup baik.
Menurutnya, Pendapatan Daerah berhasil direalisasikan sebesar Rp755,88 miliar dari target Rp754,16 miliar atau mencapai 100,23 persen. Realisasi pendapatan tersebut terdiri dari tiga komponen utama.
“Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat terealisasi sebesar Rp161,34 miliar dari target Rp165,71 miliar atau mencapai 97,36 persen. Sementara itu, Pendapatan Transfer mencapai Rp590,54 miliar dari target Rp588,45 miliar atau sebesar 100,36 persen,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan bahwa persetujuan bersama terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota bersama DPRD dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
“Pertanggungjawaban APBD tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga bentuk evaluasi pembangunan serta wujud akuntabilitas kepada masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Ibnu juga mengapresiasi DPRD Kota Bukittinggi atas pembahasan yang dinilai konstruktif. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD terus terjaga agar seluruh agenda pembangunan dapat terlaksana secara optimal demi mewujudkan Bukittinggi yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.















