Kabarminang – Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam percepatan penurunan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Ia menegaskan bahwa upaya mencetak generasi unggul tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Ajakan tersebut disampaikan Rahmat saat membuka Pertemuan GENTING Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026 di Parit Malintang, Jumat (12/6/2026).
Rahmat menekankan bahwa stunting bukan sekadar masalah tinggi badan anak, tetapi berkaitan langsung dengan perkembangan otak, kecerdasan, dan produktivitas generasi masa depan. Karena dampaknya bersifat jangka panjang, pencegahan harus dilakukan sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
“Menjadi Orang Tua Asuh bukan hanya memberi bantuan, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar besar menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Ia menyebut keberhasilan program GENTING sangat bergantung pada keterlibatan berbagai pihak sebagai Orang Tua Asuh bagi keluarga berisiko stunting, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, perguruan tinggi, media, hingga masyarakat umum.
Rahmat juga mengimbau seluruh pemangku kepentingan di Padang Pariaman untuk menjadikan pencegahan stunting sebagai gerakan bersama di daerah.
“Saya mengajak seluruh lintas sektor untuk bergotong royong menjadi Orang Tua Asuh bagi keluarga berisiko stunting. Dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Padang Pariaman, Azwarman, menjelaskan bahwa GENTING merupakan program prioritas Quick Win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang mengedepankan semangat gotong royong dalam pencegahan stunting.
Ia menyebut bantuan Orang Tua Asuh tidak hanya berupa pemenuhan gizi, tetapi juga mencakup dukungan non-nutrisi seperti penyediaan air bersih, sanitasi, edukasi pengasuhan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Penanganan stunting tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan agar percepatan penurunan stunting berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Azwarman menambahkan, program GENTING merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Melalui program ini, diharapkan semakin banyak keluarga berisiko stunting mendapat pendampingan dan bantuan.
Pertemuan GENTING Tahun 2026 diikuti 111 peserta dari berbagai unsur, termasuk pemerintah daerah, TP PKK, GOW, DWP, BAZNAS, dunia usaha, puskesmas, penyuluh KB, Forum Wali Nagari, serta pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari BKKBN Provinsi Sumatera Barat.
Rahmat optimistis kolaborasi semua pihak dapat mempercepat terwujudnya target Padang Pariaman bebas stunting.
“Setiap anak berhak tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing. Mari bersama menjadi Orang Tua Asuh demi masa depan Padang Pariaman yang lebih baik,” tutupnya.
















