Kabarminang – Kandang puyuh di Jorong Koto Tuo Mungka, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, terbakar pada Minggu (14/6/2026) pagi.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Kabupaten Lima Puluh Kota, Budi Sanjaya, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 06.04 WIB dari warga yang melihat asap dan api muncul dari kandang tersebut sebelum melapor ke posko Dinas Pemadam Kebakaran Lima Puluh Kota.
Menindaklanjuti laporan itu, satu unit mobil pemadam dari Lima Puluh Kota dan satu unit dari Kota Payakumbuh dikerahkan ke lokasi dengan total 14 personel. Petugas berangkat pada pukul 06.07 WIB dan tiba di lokasi tiga menit kemudian.
“Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitar lokasi,” ujar Budi. Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 06.45 WIB.
Objek yang terbakar diketahui merupakan kandang puyuh milik Nofrizen (52), seorang petani sekaligus peternak setempat. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, namun sekitar 500 anakan puyuh dilaporkan mati terbakar.
Peternakan tersebut diketahui memiliki sekitar 5.000 ekor puyuh. Namun, bagian yang terbakar berisi anakan puyuh yang sedang dipersiapkan untuk dipindahkan ke kandang yang lebih besar.
“Luas kandang yang terbakar sekitar 10 x 4 meter dan mengalami kerusakan berat,” jelasnya.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Lokasi kejadian yang berada di kawasan permukiman padat penduduk berhasil diselamatkan dari potensi meluasnya api ke rumah warga sekitar.
Kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam pendataan.
















