Kabarminang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman menggelar Forum Diskusi Publik dalam rangka penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (28/4/2026).
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan bahwa SLHD merupakan dokumen strategis yang memuat data dan informasi terkait kondisi lingkungan hidup serta upaya pengelolaannya di daerah. Ia menyebut dokumen tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian penghargaan Nirwasita Tantra (Green Leadership) dari pemerintah pusat.
“SLHD bukan sekadar laporan, tetapi menjadi cerminan kinerja kita dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan harus tetap berorientasi pada keberlanjutan. Menurutnya, pemanfaatan sumber daya alam tidak boleh mengabaikan daya dukung lingkungan maupun kepentingan generasi masa depan.
“Pembangunan berkelanjutan harus diwujudkan secara nyata, bukan hanya menjadi konsep. Kepedulian terhadap lingkungan harus terintegrasi dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” tegasnya.
Melalui forum diskusi publik ini, Pemkab Padang Pariaman berharap dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi lingkungan hidup di daerah tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
“Tujuan akhirnya adalah menghadirkan lingkungan hidup yang baik, sehat, dan nyaman bagi masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang,” imbuhnya.
















