Kabarminang – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyambut positif penunjukan Nagari Toboh Gadang Barat sebagai lokasi pengembangan Nagari Creative Hub (NCH) oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Program ini dinilai sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis digital di tingkat nagari.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan bahwa tidak semua daerah mendapat kesempatan tersebut. Dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat, hanya tiga daerah yang terpilih, dan Padang Pariaman menjadi salah satunya.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri peluncuran Nagari Creative Hub yang diresmikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, di Nagari Toboh Gadang Barat, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Rabu (22/4/2026).
“Ini sebuah kebanggaan bagi kami. Penunjukan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk kepercayaan atas potensi dan kesiapan nagari dalam mengembangkan ekonomi kreatif,” ujar John Kenedy Azis.
Ia menilai, kehadiran NCH akan menjadi ruang strategis yang mempertemukan ide, kreativitas, serta inovasi masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM.
“Ini bukan hanya fasilitas, tetapi wadah bagi masyarakat untuk belajar, berinovasi, dan menciptakan peluang ekonomi baru di nagari,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Vasco Ruseimy menegaskan bahwa Nagari Creative Hub dirancang untuk mendorong transformasi ekonomi nagari melalui digitalisasi.
Menurutnya, program ini diharapkan mampu mendorong produk lokal agar masuk ke pasar digital dan dipasarkan secara global melalui marketplace maupun media sosial.
“UMKM harus berbasis digital, menghasilkan pendapatan secara online, sehingga ekonomi tumbuh dari bawah,” jelas Vasco.
Ia bahkan menyebut Nagari Creative Hub Toboh Gadang Barat sebagai salah satu yang terbaik dan berpotensi menjadi nagari percontohan di Sumatera Barat.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan peluang tersebut secara maksimal, terutama di tengah era digitalisasi yang membuka akses pasar tanpa batas.
“Produk lokal kita bisa dijual secara global jika dikelola dengan baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut peluncuran ini menjadi momentum kebangkitan masyarakat setelah sebelumnya sempat tertunda akibat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Padang Pariaman.
Dengan hadirnya Nagari Creative Hub, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap nagari mampu berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing, dengan mengoptimalkan potensi lokal berbasis kearifan budaya Minangkabau.
















