Kabarminang – SDN 05 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, yang rusak akibat banjir dan longsor pada akhir 2025, dipastikan akan segera dibangun kembali.
Pembangunan SDN 05 Batang Anai merupakan tindak lanjut dari audiensi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dengan Yayasan Media Group di Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, sekolah tersebut ditetapkan sebagai salah satu penerima bantuan pembangunan pascabencana.
Kepastian itu disampaikan saat Ketua Yayasan Media Group, Ali Sadikin, bersama rombongan mengunjungi lokasi sekolah pada Rabu (3/6/2026). Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis. Turut hadir mendampingi jajaran pemerintah daerah, camat Batang Anai, wali nagari, serta kepala sekolah dan guru SDN 05 Batang Anai.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kondisi bangunan sekaligus mematangkan rencana pembangunan kembali sekolah yang terdampak bencana tersebut.
John Kenedy Azis mengapresiasi kepedulian Yayasan Media Group yang memilih Padang Pariaman sebagai salah satu lokasi penyaluran bantuan pendidikan.
“Alhamdulillah, hari ini kita menerima kunjungan Ketua Yayasan Media Group untuk melihat langsung kondisi SDN 05 Batang Anai yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor. Ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi masyarakat karena sekolah ini akan segera dibangun kembali,” katanya.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti masih kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap dunia pendidikan di Indonesia.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Media Group dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Bantuan ini bukan hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga membangun harapan dan masa depan generasi muda Padang Pariaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ali Sadikin mengatakan pembangunan SDN 05 Batang Anai merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang peduli terhadap pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana.
Ia menjelaskan bahwa bantuan berasal dari donasi yang dihimpun untuk membantu sekolah-sekolah terdampak bencana di sejumlah daerah. Setelah melalui proses penilaian dan kajian, SDN 05 Batang Anai dipilih sebagai salah satu penerima bantuan pembangunan.
“Ini adalah wujud gotong royong masyarakat Indonesia. Kami ingin memastikan anak-anak yang terdampak bencana tetap memiliki akses pendidikan yang layak. Karena itu, pembangunan SDN 05 Batang Anai menjadi salah satu prioritas yang akan segera kami laksanakan,” katanya.
Ali menambahkan, pembangunan gedung sekolah dan ruang kelas ditargetkan selesai pada Januari 2027 sehingga dapat segera digunakan kembali oleh para siswa.
Pembangunan kembali SDN 05 Batang Anai diharapkan menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana di Padang Pariaman sekaligus menghadirkan optimisme baru bagi dunia pendidikan dan masa depan anak-anak di daerah tersebut.
















