Kabarminang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman menggelar Apel Gabungan sekaligus Gotong Royong (Goro) Akbar untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Nagari Balah Aia Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajaran, personel TNI-Polri, serta masyarakat setempat. Dalam pelaksanaannya, juga dikerahkan satu unit alat berat dari Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk membantu percepatan perbaikan infrastruktur yang terdampak.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menangani kerusakan jalan alternatif menuju Tanah Taban, Lubuk Alung, yang kembali amblas akibat banjir susulan pada 17 April 2026, meski sebelumnya telah diperbaiki dan sempat dapat dilalui masyarakat.
“Pascabencana sebelumnya, tanggul ini sudah kita perbaiki dan sudah bisa diakses masyarakat. Namun akibat hujan lebat beberapa hari lalu, kembali mengalami kerusakan. Maka hari ini kita lakukan goro bersama untuk memperbaiki dan menghubungkan kembali tanggul sepanjang kurang lebih satu kilometer ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, program Goro Akbar akan terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah-wilayah rawan bencana, terutama daerah yang kerap terdampak banjir.
“Kegiatan ini tidak berhenti di sini. Kita akan terus bergerak ke daerah lain seperti Kecamatan Ulakan, Batang Anai, Sungai Geringging, dan Aur Malintang. Hari ini kita fokus di Kayu Tanam agar akses masyarakat segera pulih,” katanya.
Melalui aksi kolaboratif tersebut, Pemkab Padang Pariaman menargetkan pemulihan akses jalan dapat berlangsung cepat dan kembali fungsional, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat berjalan normal.
“Dengan semangat gotong royong, kita ingin memastikan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Akses jalan yang baik akan menggerakkan kembali roda ekonomi dan aktivitas warga,” tutupnya.
















