Kabarminang – Kota Padang kembali berada dalam kondisi udara yang mengkhawatirkan. Memasuki Senin (7/9/2026) siang, kualitas udara di ibu kota Sumatera Barat itu tercatat berada pada kategori sangat tidak sehat, dengan konsentrasi polutan PM2.5 yang masih jauh di atas ambang aman.
Berdasarkan pemantauan kualitas udara pada pukul 14.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Padang berada di angka 237 dengan status “Sangat Tidak Sehat”. Polutan utama yang mendominasi adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 162,2 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Angka tersebut menunjukkan kondisi udara Padang belum benar-benar pulih dari kepungan kabut asap yang dalam beberapa hari terakhir menyelimuti kota dan sejumlah wilayah di Sumatera Barat.
Partikel PM2.5 sendiri merupakan partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan. Tingginya konsentrasi partikel ini menjadi perhatian serius karena paparan dalam jumlah besar berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki penyakit pernapasan.
Data pada pukul 14.00 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 di Padang mencapai 32,4 kali nilai panduan tahunan PM2.5 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Artinya, udara yang dihirup warga tidak sekadar berkabut secara kasatmata, tetapi juga mengandung konsentrasi partikel halus dalam jumlah tinggi.
Kondisi itu sejalan dengan data pemantauan resmi Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup melalui Stasiun Padang Pasir. Pada pukul 11.00 WIB, ISPU di lokasi tersebut tercatat mencapai 214 dengan parameter kritis PM2.5 dan masuk kategori sangat tidak sehat. Dalam 24 jam terakhir, nilai ISPU PM2.5 di stasiun tersebut bahkan sempat menyentuh angka maksimal 300.
Situasi belum sepenuhnya membaik dalam beberapa jam ke depan. Berdasarkan prakiraan per jam, kualitas udara Padang memang diperkirakan mulai menurun dari level sangat tidak sehat pada malam hari, tetapi indeks AQI masih berada pada kategori tidak sehat hingga menjelang dini hari.
Pada pukul 15.00 WIB, AQI diperkirakan masih berada di angka 229. Angka itu kemudian diproyeksikan turun menjadi 220 pada pukul 16.00 WIB dan 211 pada pukul 17.00 WIB. Kondisi baru diperkirakan bergerak menuju kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif sekitar tengah malam.
















