Sabtu, Oktober 24, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar

Pencemaran Merkuri Tambang Emas Ilegal di Hulu DAS Batanghari Sumbar Meluas hingga Jambi

Mengki Kurniawan
Senin, 07 September 2026 | 08:02
in Kabar Sumbar
Ilustrasi penambang emas di pinggir sungai. Ilustrasi: Gemini AI

Ilustrasi penambang emas di pinggir sungai. Ilustrasi: Gemini AI

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang — Aktivitas pertambangan emas ilegal di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari di wilayah pegunungan Bukit Barisan, tepatnya di sekitar Gunung Rasan di perbatasan Pesisir Selatan dan Solok, serta kawasan Danau Di atas di Solok kini memicu pencemaran merkuri masif. Dampaknya telah meluas hingga ke Provinsi Jambi.

​Pakar Lingkungan sekaligus Ketua Forum DAS Sumatera Barat (Sumbar) dan Guru Besar Universitas Gunadarma, Isril Berd, menegaskan bahwa penggunaan bahan kimia berbahaya dalam pengolahan emas secara liar telah merusak sistem ekologi perairan secara lintas wilayah.

​”Aktivitas pengolahan emas yang memanfaatkan merkuri menghasilkan limbah beracun yang mengalir mengikuti gaya gravitasi menuju sungai. Karena itu, pencemaran dari hulu DAS di Sumatera Barat kini dampaknya sudah melintasi batas provinsi sampai ke hilir Sungai Batanghari di Jambi,” kata Isril kepada Kabarminang.com pada Minggu (6/9/2026).

Isril menjelaskan bahwa penggunaan air raksa secara bebas oleh para penambang liar mencemari aliran air dan mengendap pada biota perairan dalam jangka panjang. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya memicu kematian ekosistem sungai, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat sekitar dengan risiko penyakit kulit hingga cacat lahir pada generasi mendatang.

Selain itu, kata Isril, penambangan liar di sepanjang tepi sungai telah memicu tingkat kekeruhan air yang amat pekat serta sedimentasi parah di sepanjang sub-DAS Batanghari. Ia menerangkan bahwa pendangkalan sungai dan perubahan alur alami air berakibat pada turunnya kualitas air bersih yang selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan harian.

​Isril menyoroti adanya pergeseran metode penambangan dari cara-cara tradisional menuju operasi skala besar yang mempercepat skala kerusakan alam.

​”Dahulu warga menambang secara manual menggunakan sekop atau dulang, tetapi sekarang aktivitas tersebut sudah memakai puluhan hingga ratusan unit alat berat seperti ekskavator dan buldozer,” ujar Isril.

​Isril menyampaikan bahwa penambang skala kecil dari masyarakat lokal umumnya terdesak oleh kebutuhan ekonomi harian. Sementara itu, katanya, pemodal besar bertindak sebagai pihak yang meraup keuntungan utama di tengah kehancuran lingkungan.


halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: banjir dan longsorbencana hidrometeorologiBukit BarisanDanau DiatasDAS BatanghariForum DAS SumbarGunung Rasanhulu DAS BatanghariIsril Berdkerusakan lingkunganlimbah merkurilingkungan Sumatera Baratmerkuri tambang emaspenambangan emas ilegalpencemaran airpencemaran lingkunganpencemaran merkuripencemaran Sungai BatanghariPertambangan Emas IlegalPesisir Selatansedimentasi sungaisolokSungai Batanghari Jambitambang emas ilegaltambang emas ilegal Sumbartambang ilegal Sumatera Barat
ShareTweetPin

Berita Terkait

CFD Padang 20 September 2026 Ditiadakan Akibat Kabut Asap

Kabut Asap Belum Reda, CFD 25 Oktober 2026 di Padang Ditiadakan

24 Oktober 2026
Reaktivasi Kereta Api dan Alih Fungsi Silo Jadi Hotel Dinilai Lejitkan Ekonomi-Pariwisata Sumbar

Reaktivasi Kereta Api dan Alih Fungsi Silo Jadi Hotel Dinilai Lejitkan Ekonomi-Pariwisata Sumbar

24 Oktober 2026
Kualitas Udara Padang Tak Kunjung Membaik, Hari Ini Masuk Kategori Tidak Sehat

Kualitas Udara Padang Tak Kunjung Membaik, Hari Ini Masuk Kategori Tidak Sehat

24 Oktober 2026
Dibuka dengan Cangkul pada 1983, Jalan di Dharmasraya Ini Akhirnya Diaspal

Dibuka dengan Cangkul pada 1983, Jalan di Dharmasraya Ini Akhirnya Diaspal

24 Oktober 2026
Dukung Makan Bergizi Gratis, Pemko Padang Perkuat Produksi dan Rantai Pasok Pangan

Dukung Makan Bergizi Gratis, Pemko Padang Perkuat Produksi dan Rantai Pasok Pangan

23 Oktober 2026
Akademisi Unand Desak Pemko Padang Kembalikan Fungsi Plaza Andalas sebagai Terminal

Akademisi Unand Desak Pemko Padang Kembalikan Fungsi Plaza Andalas sebagai Terminal

23 Oktober 2026
Next Post
Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah Pohon di Kawasan Pasar Payakumbuh

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah Pohon di Kawasan Pasar Payakumbuh

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Tagihan Home Care Rp7,1 Juta di Pasaman Barat Tuai Sorotan, Pengawasan Dinkes Dipertanyakan

Tagihan Home Care Rp7,1 Juta di Pasaman Barat Tuai Sorotan, Pengawasan Dinkes Dipertanyakan

21 Oktober 2026

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

Viral Sejoli Kepergok Mesum di Sijunjung, Polisi: Akan Dinikahkan Keluarga

22 Oktober 2026

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

Video: Warga Sijunjung Pergoki Sejoli Diduga Mesum di Mobil

22 Oktober 2026

Gelapkan Uang Rp6,1 Miliar, Kasir Perusahaan di Padang Pariaman Diproses Hukum

Gelapkan Uang Rp6,1 Miliar, Kasir Perusahaan di Padang Pariaman Diproses Hukum

20 Oktober 2026

Tur dengan Sepeda Motor ke Jambi, PNS Payakumbuh Tewas Kecelakaan di Dharmasraya

Tur dengan Sepeda Motor ke Jambi, PNS Payakumbuh Tewas Kecelakaan di Dharmasraya

23 Oktober 2026

Kepala Jorong di Solok Klarifikasi Polemik Bantuan Bibit Bawang Merah bagi Petani Korban Galodo

Kepala Jorong di Solok Klarifikasi Polemik Bantuan Bibit Bawang Merah bagi Petani Korban Galodo

19 Oktober 2026

Polisi Gerebek Kamar Hotel di Padang, Pria Diduga Mucikari Ditangkap

Polisi Gerebek Kamar Hotel di Padang, Pria Diduga Mucikari Ditangkap

23 Oktober 2026

Berita Terkini

Kualitas Udara Padang Tak Kunjung Membaik, Hari Ini Masuk Kategori Tidak Sehat

Kualitas Udara Padang Tak Kunjung Membaik, Hari Ini Masuk Kategori Tidak Sehat

24 Oktober 2026

Dibuka dengan Cangkul pada 1983, Jalan di Dharmasraya Ini Akhirnya Diaspal

Dibuka dengan Cangkul pada 1983, Jalan di Dharmasraya Ini Akhirnya Diaspal

24 Oktober 2026

Banjir Rendam 40 Rumah di Pasaman Barat, Jembatan Penghubung Putus

Banjir Rendam 40 Rumah di Pasaman Barat, Jembatan Penghubung Putus

23 Oktober 2026

Dukung Makan Bergizi Gratis, Pemko Padang Perkuat Produksi dan Rantai Pasok Pangan

Dukung Makan Bergizi Gratis, Pemko Padang Perkuat Produksi dan Rantai Pasok Pangan

23 Oktober 2026

Sungai Meluap, Padang Pariaman Direndam Banjir, Air Mulai Masuk Rumah Warga

Sungai Meluap, Padang Pariaman Direndam Banjir, Air Mulai Masuk Rumah Warga

23 Oktober 2026

Akademisi Unand Desak Pemko Padang Kembalikan Fungsi Plaza Andalas sebagai Terminal

Akademisi Unand Desak Pemko Padang Kembalikan Fungsi Plaza Andalas sebagai Terminal

23 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.