Kabarminang – Kualitas udara di Kota Padang, Sumatera Barat, berada dalam kategori sangat tidak sehat pada Minggu (13/9/2026). Kondisi tersebut terpantau dari indeks kualitas udara atau AQI yang mencapai 276.
Data tersebut diakses melalui laman IQAir. Berdasarkan data yang ditampilkan, polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 201,1 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Pada saat data tersebut ditampilkan, suhu udara tercatat 30 derajat Celsius, kecepatan angin 15 km/jam, dan kelembapan 80 persen.
Berdasarkan prakiraan per jam yang ditampilkan pada laman tersebut, indeks kualitas udara Padang diperkirakan berangsur turun setelah pukul 14.00.
Pada pukul 15.00, AQI diperkirakan berada di angka 261, kemudian 249 pada pukul 16.00 dan 235 pada pukul 17.00. Selanjutnya, pada pukul 18.00, AQI diperkirakan berada di angka 221, lalu 208 pada pukul 19.00. Angka tersebut kembali turun menjadi 194 pada pukul 20.00, 180 pada pukul 21.00, dan 155 pada pukul 22.00.
Memasuki pukul 23.00, AQI diperkirakan berada di angka 140. Prakiraan kemudian menunjukkan angka 125 pada pukul 00.00, 104 pada pukul 01.00, dan 88 pada pukul 02.00.
Selain prakiraan per jam, data prakiraan setiap hari menunjukkan AQI pada Senin (14/9/2026), AQI diperkirakan 87, kemudian 84 pada Selasa (15/9/2026), 76 pada Rabu (16/9/2026), 74 pada Kamis (17/9/2026), 73 pada Jumat (18/9/2026), dan 59 pada Sabtu (19/9/2026).
Data kualitas udara tersebut juga mencatat konsentrasi PM10 sebesar 192,8 µg/m³. Sementara itu, konsentrasi PM2.5 yang terpantau disebut mencapai 40,2 kali nilai panduan PM2.5 tahunan dari WHO.













