Dalam proses pemadaman, personel Damkar dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta petugas PLN untuk mengamankan jaringan listrik di sekitar lokasi.
Setelah melakukan pemadaman dan pendinginan selama lebih dari dua jam, petugas menyelesaikan operasi penanganan kebakaran pertama pada pukul 23.35 WIB.
Sementara itu, insiden kedua terjadi di Padang Mandiangin, Nagari Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang. Peristiwa tersebut melibatkan satu unit trafo listrik milik PLN yang terbakar.
Adi mengatakan, Pos Sektor Damkarmat Lengayang menerima laporan kejadian pada pukul 21.03 WIB. Petugas kemudian mengerahkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 4.000 liter menuju lokasi.
Armada menempuh jarak sekitar 12 kilometer dan tiba di lokasi pada pukul 21.08 WIB. Proses penanganan berlangsung hingga pukul 21.45 WIB.
Berdasarkan keterangan pelapor sekaligus saksi mata, Wiwit Weslia (43), kejadian bermula ketika warga mendengar suara letupan keras dari trafo listrik PLN yang berada di dekat rumahnya.
Letupan tersebut disertai percikan api pada bagian trafo. Petugas kemudian melakukan penanganan hingga api berhasil dikendalikan. Adi menyebutkan, kebakaran trafo tersebut diduga disebabkan korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kedua tersebut.
Dengan demikian, kedua insiden kebakaran di Pesisir Selatan pada Jumat malam itu berhasil ditangani petugas Damkar tanpa menimbulkan korban jiwa. Namun, kebakaran warung di Batang Kapas menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp100 juta.




















