Kabarminang — Seorang pria tewas setelah tersambar petir saat mengendarai sepeda motor listrik di jalan tengah sawah, Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Irfal, warga setempat, mengatakan bahwa pria itu bernama Rico, berumur sekitar 36–40 tahun. Ia menyebut bahwa korban merupakan mekanik, warga Kelurahan Sungai Durian.
Irfal menceritakan bahwa korban disambar petir saat menguji sepeda motor listrik yang baru selesai diperbaikinya. Saat itu, katanya, cuaca sedang gerimis.
“Saya sedang berjaga di konter Ferrari Smartphone ketika mendengar suara petir menyambar saat hujan mulai deras. Saya kira yang disambar petir itu pohon, rupanya warga,” ujar Irfal kepada Kabarminang.com.
Setelah mengetahui Rico tersambar petir, kata Irfal, warga langsung mengevakuasi korban dengan menggunakan ambulans untuk dibawa ke rumah sakit. Saat itu ia belum mengetahui secara pasti rumah sakit tempat korban dibawa.
Warga lainnya, yang meminta identitasnya tidak disebutkan, mengatakan bahwa Rico bekerja di bengkel sepeda motor. Ia menyebut bahwa korban memiliki kebiasaan menguji kendaraan di jalan tengah sawah setelah selesai melakukan perbaikan.
Saat Rico mengetes sepeda motor di jalan tengah sawah, kata warga tersebut, terdengar suara sambaran petir. Saat warga memeriksa di lokasi, korban tersambar petir saat mengendarai sepeda motor listrik.
Warga tersebut mengatakan bahwa jenazah Rico kini berada di rumah duka setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Ia mengutarakan bahwa sejumlah warga mulai berdatangan ke rumah duka.
“Kursi-kursi juga telah disusun di bawah tenda untuk menyambut warga yang datang melayat,” ucap warga itu.





















