Kamis, Juli 30, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Dosen UM Sumbar Noril Milantara Terbitkan Buku Ekowisata, Bahas Konsep hingga Perilaku Wisatawan

Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 14:43
in Pendidikan
Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat, Noril Milantara, menerbitkan buku berjudul Ekowisata: Konsep, Supply, dan Demand yang membahas pemahaman menyeluruh mengenai konsep ekowisata.

Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat, Noril Milantara, menerbitkan buku berjudul Ekowisata: Konsep, Supply, dan Demand yang membahas pemahaman menyeluruh mengenai konsep ekowisata.


Kabarminang — Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat, Noril Milantara, menerbitkan buku berjudul Ekowisata: Konsep, Supply, dan Demand yang membahas pemahaman menyeluruh mengenai konsep ekowisata.

Buku yang diterbitkan oleh ITERA Press pada Juni 2026 tersebut mengajak pembaca memahami kembali pemikiran para pelopor ekowisata, seperti Héctor Ceballos-Lascuráin, David Fennell, Martha Honey, David Weaver, serta sejumlah peneliti lainnya.

Milantara mengatakan, buku tersebut lahir dari kegelisahan akademik terhadap semakin luasnya penggunaan istilah ekowisata pada berbagai destinasi wisata di Indonesia.

“Buku ini berupaya mengajak pembaca memahami posisi dan karakter ekowisata secara lebih jelas, tanpa terjebak pada penyederhanaan bahwa seluruh wisata alam dapat secara otomatis disebut sebagai ekowisata,” ujarnya.

Ia menjelaskan, buku tersebut disusun berdasarkan empat pilar utama, yakni pengantar pariwisata, konsep ekowisata, aspek penawaran (supply), dan aspek permintaan (demand).

“Struktur tersebut memungkinkan pembaca memahami ekowisata sebagai sebuah sistem yang melibatkan interaksi antara sumber daya destinasi, pengelola, masyarakat, serta perilaku wisatawan,” katanya.

Menurutnya, buku tersebut tidak hanya membahas konsep dasar, konservasi, dan pengelolaan destinasi, tetapi juga mengulas hubungan antara sisi penawaran dan permintaan dalam ekowisata.

Pembaca diajak memahami berbagai komponen dalam ekowisata, mulai dari atraksi, aksesibilitas, jasa pariwisata, pemasaran, karakter wisatawan, motif wisata, hingga konsep sense of place yang masih relatif jarang dibahas secara mendalam dalam literatur ekowisata Indonesia.

Terbitnya buku tersebut mendapat sambutan dari berbagai kalangan, salah satunya Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Ditjen KSDAE Kementerian Kehutanan, Nunu Anugrah. Ia menyebut pengembangan ekowisata semakin relevan di tengah transformasi sektor kehutanan yang mengembangkan pemanfaatan jasa lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

“Ekowisata memiliki karakter yang berbeda dari wisata alam konvensional karena tidak hanya berbasis sumber daya alam, tetapi juga berbasis nilai yang menempatkan konservasi, pendidikan lingkungan, moral, dan pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi utama,” ujarnya.

Selain Nunu Anugrah, buku tersebut juga mendapat sambutan dari Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Haidir, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat Yozarwardi Usama Putra, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat Ferdinal Asmin, akademisi Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata IPB University Eva Rachmawati, serta akademisi Program Studi Arsitektur Lanskap Universitas Udayana Lury Sevita Yusiana.


Tags: buku ekowisataDestinasi WisataEkowisataITERA PressKehutanankonservasi alamlingkunganNoril Milantarapariwisata berkelanjutanPembangunan Berkelanjutanperilaku wisatawanSumatera BaratUM Sumatera BaratUniversitas Muhammadiyah Sumatera BaratWisata Alam

Berita Terkait

Perjuangan Ade Irwandi, Anak Petani yang Jadi Lulusan Terbaik dan Raih Beasiswa S2 UIN Imam Bonjol Padang

Perjuangan Ade Irwandi, Anak Petani yang Jadi Lulusan Terbaik dan Raih Beasiswa S2 UIN Imam Bonjol Padang

30 Juli 2026
Hari Kedua Wisuda Angkatan ke-96, UIN Imam Bonjol Padang Kukuhkan Ratusan Wisudawan

Hari Kedua Wisuda Angkatan ke-96, UIN Imam Bonjol Padang Kukuhkan Ratusan Wisudawan

30 Juli 2026
Puluhan Wisudawan Terbaik dan Aktivis Kampus Warnai Wisuda Angkatan ke-96 UIN Imam Bonjol Padang

Puluhan Wisudawan Terbaik dan Aktivis Kampus Warnai Wisuda Angkatan ke-96 UIN Imam Bonjol Padang

30 Juli 2026
UIN Imam Bonjol Padang Beri Beasiswa S2 kepada Lima Wisudawan Angkatan ke-96

UIN Imam Bonjol Padang Beri Beasiswa S2 kepada Lima Wisudawan Angkatan ke-96

30 Juli 2026
Rektor UIN Imam Bonjol Padang Sampaikan Kabar Bahagia dan Duka pada Wisuda Angkatan ke-96

Rektor UIN Imam Bonjol Padang Sampaikan Kabar Bahagia dan Duka pada Wisuda Angkatan ke-96

29 Juli 2026
UIN Imam Bonjol Padang Kukuhkan 409 Wisudawan, Rektor Dorong Lulusan Ciptakan Peluang Kerja

UIN Imam Bonjol Padang Kukuhkan 409 Wisudawan, Rektor Dorong Lulusan Ciptakan Peluang Kerja

29 Juli 2026
Next Post
Prabowo Ingin Gentengisasi Dipercepat, Sebut Seng Berkarat Bisa Picu Penyakit Paru-Paru

Prabowo Ingin Gentengisasi Dipercepat, Sebut Seng Berkarat Bisa Picu Penyakit Paru-Paru

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 12 April 2026: Berawan hingga Udara Kabur

12 April 2026

Pria di Agam Ditemukan Bersimbah Darah di Pacuan Kuda Ambacang, Keluarga Sebut Korban Dibacok OTK

Pria di Agam Ditemukan Bersimbah Darah di Pacuan Kuda Ambacang, Keluarga Sebut Korban Dibacok OTK

25 Juli 2026

Warga Padang yang Kabur dari RS Unand Seminggu Lalu ke Hutan Biologi Unand Belum Ditemukan

Warga Padang yang Kabur dari RS Unand Seminggu Lalu ke Hutan Biologi Unand Belum Ditemukan

28 Juli 2026

10 Pejabat Utama Polda Sumbar Dirotasi, Ini Daftarnya!

Polwan Polda Sumbar Laporkan Atasan Berpangkat AKBP atas Dugaan Pelecehan Seksual

25 Juli 2026

Enam Polres di Sumatera Barat Punya Wakil Kapolres Baru

Polisi Pangkat AKBP Diduga Lecehkan Polwan secara Seksual, Ini Kata Polda Sumbar

26 Juli 2026

Kirim Pesan Tak Wajar ke Siswa, Guru Olahraga SMAN 1 Solok Selatan Dinonaktifkan

Kirim Pesan Tak Wajar ke Siswa, Guru Olahraga SMAN 1 Solok Selatan Dinonaktifkan

29 Juli 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.