Kabarminang — Seorang pria tewas ditikam kerabatnya di Jalan Gurun Panjang, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada Selasa (28/4/2026) siang. Akibatnya, korban tewas.
Kepala Subunit Operasional Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Ipda Ryan Fermana, mengatakan bahwa korban bernama Hari Zanto, sedangkan terduga pelaku bernama Ade.
Ryab mengungkapkan bahwa penusukan itu dilatarbelakangi oleh perselisihan antara korban dan terduga pelaku berkaitan dengan persoalan jaga malam dan aktivitas memasukkan barang di sebuah proyek di wilayah tersebut.
Perihal penusukan itu, Ryan menceritakan bahwa pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 12.15 WIB terduga pelaku mendatangi rumah korban. Keduanya terlibat percakapan di teras rumah. Mereka kemudian cekcok.
“Pelaku mengatakan, ‘Apak, apak awak mah’ (bapak sudah seperti bapak saya). Korban membalas korban dengan mengatakan, ‘Ade anak apak juo’ (Ade anak bapak juga),” ujar Ryan pada Rabu (29/4/2026).
Setelah itu, kata Ryan, terduga pelaku mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya. Saat melihat hal itu, korban meminta terduga pelaku untuk sabar, lalu kabur. Saat berlari, korban tersandung kursi, kemudian terjatuh dalam posisi telentang.
“Saat korban terjatuh, pelaku langsung menusukkan pisau ke perut korban. Korban sempat bangkit dan berusaha menyelamatkan diri. Namun, korban terjatuh lagi sekitar 10 meter,” ucap Ryan.
Sesudah bersimbah darah, kata Ryan, korban dibawa ke rumah sakit oleh istri korban, Nur Erni Yusnita (48 tahun). Sekitar pukul 13.30 WIB, katanya, petugas di rumah sakit menyatakan bahwa korban tewas akibat luka yang dideritanya.
















