Kabarminang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Payakumbuh memperkuat budaya kerja bersih melalui kegiatan kerja bakti sebagai tindak lanjut edaran wali kota tentang Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Kepala Dinas Kominfo Payakumbuh, Kurniawan Saputra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Menindaklanjuti edaran sekaligus arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, kami memastikan lingkungan kantor tetap bersih agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Menurut Kurniawan, kebersihan lingkungan kerja menjadi salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap kenyamanan serta produktivitas pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menekankan agar gerakan tersebut tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi menjadi kebiasaan kerja yang berkelanjutan di lingkungan kantor.
Gerakan Indonesia ASRI sendiri dirancang untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, tertib, dan berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat.
Implementasi gerakan tersebut mencakup empat aspek utama. Pada aspek aman, difokuskan pada penataan lingkungan berbasis mitigasi bencana serta pengendalian sampah dan limbah berbahaya.
Sementara pada aspek sehat, diarahkan pada peningkatan sanitasi, penyediaan air bersih, serta penguatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Pada aspek resik, kegiatan seperti kerja bakti rutin, pengelolaan sampah berbasis sumber, dan inspeksi kebersihan lingkungan kerja menjadi prioritas.
Adapun pada aspek indah, pemerintah mendorong penanaman pohon, penataan taman dan ruang publik, penertiban reklame, hingga peremajaan bangunan yang dinilai kurang estetis.
“Gerakan ini perlu dukungan semua pihak,” kata Kurniawan didampingi Sekretaris Diskominfo Armein Busra.
Selain kerja bakti, Diskominfo juga menggiatkan berbagai program pendukung seperti kampanye publik, aksi gotong royong, edukasi pengelolaan sampah, pengurangan plastik sekali pakai, serta penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle).
Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Payakumbuh.
















