Kabarminang – Pemerintah Kota Bukittinggi mendukung penuh pelaksanaan Alek Permainan Anak Nagari se-Bukittinggi tahun 2026 dalam rangka memeriahkan 100 tahun Jam Gadang. Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat itu berlangsung di Lapangan Wirabraja, Sabtu (16/5/2026).
Ketua Panitia, Dedi Fatria, menjelaskan bahwa Alek Anak Nagari diikuti sekitar 80 sekolah mulai dari tingkat SD hingga SLTA sederajat di Kota Bukittinggi. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 15 hingga 16 Mei 2026.
“Ada sekitar 1.000 lebih anak yang ikut Alek Anak Nagari di Bukittinggi ini. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Ibu Nurna Eva Kamila serta seluruh pihak. Kita berharap alek anak nagari ini bisa menjadi tradisi di Bukittinggi,” ujarnya.
Anggota DPRD Sumatera Barat, Eva Kamila, mengapresiasi seluruh panitia dan pihak terkait yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, permainan anak nagari tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana membentuk karakter, sportivitas, kreativitas, dan jiwa sosial anak-anak.
“Permainan anak nagari ini bukan sekadar permainan, tetapi juga mengandung banyak nilai pendidikan karakter. Kami berharap kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi bagian dari kalender event Kota Bukittinggi,” katanya.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Alek Anak Nagari yang diinisiasi lembaga adat bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi upaya pelestarian adat dan budaya Minangkabau sekaligus mempererat silaturahmi, semangat gotong royong, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen mendukung pelestarian adat dan budaya serta berharap kegiatan ini terus dilaksanakan dan menjadi kalender utama Pemerintah Kota Bukittinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat pada 2027 sebelum nantinya digelar perlombaan tingkat provinsi.
















