Kabarminang – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menemui Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, untuk membahas pembangunan infrastruktur jalan provinsi di Kabupaten Dharmasraya.
Pertemuan melalui audiensi tersebut berlangsung di Istana Gubernuran Sumbar, Rabu (4/11/2026). Selain membahas pembangunan jalan, pertemuan itu juga menjadi ajang memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan Pemerintah Provinsi Sumbar.
Dalam kesempatan itu, Annisa menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi terhadap perbaikan infrastruktur jalan di Dharmasraya. Menurutnya, sejumlah perbaikan yang telah dilakukan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Atas nama pemerintah daerah dan mewakili masyarakat Dharmasraya, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur. Masyarakat merasa senang karena jalan yang sebelumnya rusak kini sudah diperbaiki dan manfaatnya sudah dirasakan,” ujar Annisa.
Salah satu ruas yang telah mendapatkan penanganan adalah jalan Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu. Rehabilitasi jalan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar mulai 13 Agustus 2026.
Proyek itu didanai melalui tambahan Transfer ke Daerah (TKD) dengan nilai kontrak Rp6,99 miliar. Pekerjaan memiliki masa pelaksanaan 140 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 hari kalender.
Annisa menjelaskan, sebelumnya sejumlah ruas jalan di Dharmasraya mengalami kerusakan parah dan berlumpur. Kondisi tersebut menghambat mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi warga.
Karena itu, ia berharap perhatian pemerintah provinsi terhadap pembangunan infrastruktur di Dharmasraya dapat terus berlanjut, terutama untuk ruas jalan yang masih membutuhkan penanganan.
Menanggapi hal tersebut, Mahyeldi mengatakan penanganan jalan provinsi menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sumbar pada 2027.
“Pada 2027 ini kita sangat konsen terhadap jalan-jalan provinsi. DPRD juga mengusulkan hal yang sama. Karena itu, kita akan terus mendorong penanganan jalan provinsi agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap,” kata Mahyeldi.
Mahyeldi menambahkan, pembangunan infrastruktur membutuhkan koordinasi antara pemerintah provinsi, DPRD, dan pemerintah kabupaten agar penanganannya sesuai dengan kebutuhan serta prioritas daerah.
Ia berharap komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus diperkuat sehingga pembangunan jalan dan jembatan dapat berjalan berkesinambungan.






















