Kabarminang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah. Melalui kolaborasi dengan Bank Nagari, Pemkab Pasaman mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sebagai upaya mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
Bupati Pasaman, Welly Suhery, mengatakan bahwa digitalisasi transaksi pemerintah bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan juga menjadi kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, penerapan transaksi nontunai dapat mempercepat proses layanan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah.
Sementara itu, Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, menyatakan bahwa Bank Nagari berkomitmen penuh menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam mendukung percepatan digitalisasi daerah.
Ia mengatakan bahwa Bank Nagari siap memberikan dukungan melalui penyediaan berbagai layanan dan infrastruktur pembayaran digital yang terintegrasi dengan kebutuhan pemerintah daerah.
“Bank Nagari siap mendukung Kabupaten Pasaman dalam menghadirkan layanan pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah yang lebih mudah, cepat, aman, dan efisien. Selain itu, Bank Nagari juga siap mendukung implementasi berbagai regulasi dan sistem yang ditetapkan pemerintah pusat, seperti integrasi dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), serta Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), yang seluruhnya dapat terkoneksi dengan channel pembayaran digital Bank Nagari,” ujar Roni Edrian pada Kamis (18/6/2026).
Melalui dukungan tersebut, masyarakat nantinya dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran digital Bank Nagari, mulai dari Ollin by Bank Nagari, QRIS, Virtual Account, EDC, Nagari Cash Management (NCM), hingga kanal pembayaran lainnya. Dengan demikian, transaksi pemerintah dapat dilakukan secara lebih praktis dan real time.
Kegiatan tersebut turut disaksikan Deputi Bank Indonesia, Sudarta, sebagai mitra strategis dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta seluruh pejabat instansi vertikal dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Pasaman.
Kehadiran Bank Indonesia menjadi bentuk dukungan dan sinergi dalam mendorong percepatan implementasi ETPD agar semakin optimal di Kabupaten Pasaman.
Kolaborasi antara Pemkab Pasaman, Bank Nagari, dan Bank Indonesia diharapkan dapat memperkuat ekosistem keuangan digital daerah, meningkatkan pendapatan asli daerah melalui optimalisasi penerimaan secara non-tunai, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Dengan semangat “Berkolaborasi untuk Akselerasi Digitalisasi Daerah”, Kabupaten Pasaman optimistis dapat menjadi salah satu daerah terdepan dalam penerapan transaksi digital guna mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
















