Kabarminang — Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumatera Barat (Sumbar) saat ini mencapai 5,51 persen dan masuk dalam peringkat 10 besar tertinggi secara nasional.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Nurul Hasanudin, di Kantor BPS Sumbar pada Selasa (2/6/2026). Ia menyebut posisi ketenagakerjaan Sumbar secara nasional berada di bawah beberapa provinsi di wilayah Indonesia Timur.
“TPT kita berada di angka 5,51 persen, dan menempatkan kita berada pada urutan ke-10 besar tingkat pengangguran tertinggi secara nasional,” ujarnya.
Ia menyebut kondisi ketenagakerjaan di Sumbar sebenarnya memperlihatkan performa yang positif jika dilihat dari dinamika lokal.
“Jika kita melihat tren tahunan, angka TPT Sumbar saat ini sebenarnya menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan periode tahun lalu,” tuturnya.
Ia melanjutkan, sektor pertanian menjadi tulang punggung utama perekonomian di Sumatera Barat dengan menyerap lebih dari 29 persen total tenaga kerja yang ada.
Berdasarkan potensi tersebut, Nurul menilai bahwa kebijakan pemerintah daerah ke depan harus lebih berfokus pada pengembangan area produktif masyarakat. Ia juga menyarankan agar modernisasi alat dan sistem pertanian segera ditingkatkan demi menarik minat generasi muda.
“Kita perlu memperkuat ekosistem pertanian dari hulu ke hilir agar sektor ini tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pekerja di dalamnya,” jelasnya.
















