Kabarminang — Sebuah rumah yang sekaligus dijadikan kafe di Korong Pasa Gaduang, Nagari Sungai Abang, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 1.00 WIB.
Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan bahwa kebakaran itu kali pertama diketahui oleh seorang warga yang melihat kobaran api membesar di atap bangunan. Setelah itu, katanya, saksi langsung panik dan segera menghubungi Posko Damkar Lubuk Alung.
Begitu mendapatkan laporan kebakaran itu, kata Rifki, pihaknya menerjunkan armada lima menit setelah menerima informasi ke lokasi kebakaran. Armadanya tiba di lokasi pada pukul 1.10 WIB.
“Proses pemadaman dibantu oleh armada Damkar Kota Pariaman yang datang menyokong personel kami,” ucap Rifki.
Rifki mengatakan bahwa tim gabungan berhasil menangani kebakaran itu dalam waktu dua jam. Ia menyebut bahwa tim berhasil mencegah api menjalan ke bangunan lain di kawasan padat penduduk itu.
“Kebakaran tersebut selesai ditangani pukul 3.00 WIB,” tutur Rifki.
Rifki menginformasikan bahwa bangunan yang terbakar tersebut merupakan milik Harnolis (70 tahun), guru. Ia menyebut bahwa Harnolis menyewakan bangunan itu kepada Fachri Zulyan Putra (27 tahun) untuk dijadikan kafe.
Akibat kebakaran itu, kata Rifki, seluruh bangunan hangus. Pihaknya menaksir bahwa korban rugi sekitar Rp800 juta akibat kebakaran tersebut.















