Kabarminang — Polisi akan memanggil kakek berinisial RT (73 tahun), warga Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), yang dilaporkan mencabuli cucunya yang berusia sembilan tahun.
Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Iptu Novi Hendri, mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil terduga pelaku pada Jumat (7/5/2026) untuk dimintai keterangan sebagai terlapor.
“Pelapor sering bertanya mengapa terlapor belum juga ditangkap. Kami tidak bisa langsung menangkap seorang terlapor tanpa melalui tahapan hukum. Terlapor belum diperiksa untuk dimintai keterangan. Jika kami menangkap terlapor tanpa memeriksanya terlebih dahulu, nanti kami kalah jika terlapor mengajukan praperadilan. Kami berharap pelapor bersabar menunggu proses hukumnya. Besok terlapor kami panggil,” ucap Novi kepada Kabarminang.com pada Kamis (7/5/2026).
Perihal proses hukum kasus tersebut, Novi mengatakan bahwa pihaknya sudah memproses kasus itu dengan cepat. Sejauh ini pihaknya sudah memeriksa empat saksi, melakukan visum terhadap korban, dan memeriksa keterangan korban melalui psikolog forensik.
“Korban langsung divisum pada hari melapor di RS Bhayangkara. Berdasarkan hasil visum, alat kelamin korban tidak terluka dan selaput daranya masih utuh,” ucap Novi.
Sementara itu, pihaknya memeriksa keterangan korban melalui psikolog forensik untuk mengetahui apakah keterangan korban benar atau tidak. Pihaknya melakukan hal itu guna menguatkan keterangan korban sebagaimana pengakuannya dalam laporan polisi.
Ibu korban, MR (43 tahun), melaporkan RT ke Polresta Padang pada Jumat (17/5/2026). Polres mencatat laporan itu dengan Laporan Polisi Nomor: STTLP/B/339/IV/2026/SPKT/Polresta Padang.
MR mengatakan bahwa kakek tersebut merupakan ayah dari suaminya ketika itu. Ia menginformasikan bahwa keluarganya dan kakek itu tinggal di rumah yang berbeda di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam. Ia tinggal dengan suaminya ketika itu dan empat anaknya di sebuah rumah kontrakan di Jalan DPR, sedangkan kakek itu tinggal dengan istri dan anak perempuannya di Jalan Bakti.
















