Kabarminang — Aiptu David Rico Dermawan, yang akrab disapa David WW, resmi masuk dalam jajaran 15 besar nomine Hoegeng Award 2026. Pria kelahiran Bandar Buat, Kota Padang, itu mengungkapkan rasa syukur atas apresiasi masyarakat yang telah mengusulkan namanya sebagai calon penerima penghargaan bergengsi di lingkungan kepolisian itu hingga ke tingkat nasional.
David bercerita bahwa ia berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya dulu sopir di PT Igasar, anak perusahaan PT Semen Padang. Ia merupakan anak kedelapan dari sembilan bersaudara.
Impian David untuk menjadi polisi sudah ada sejak ia duduk di bangku SMP. Ia terus merawat impian itu hingga tamat SMA hingga akhirnya cita-citanya itu terwujud.
Semasa sekolah, David aktif di berbagai organisasi, seperti Paskibraka, Pramuka, dan OSIS demi menempa mentalnya.
Kepala Tim (Katim) Klewang II Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang itu menjelaskan bahwa perjalanannya menjadi polisi bukanlah hal instan melainkan buah dari kegigihan. Ia gagal empat kali saat mengikuti tes kepolisian antara tahun 1997 hingga 1999.
“Saya baru dinyatakan lulus sebagai siswa Bintara Polri pada tahun 2000. Itu pun di usia terakhir pendaftaran,” ujar David di Posko Tim Klewang II, Jalan Tarandam III, Padang, pada Selasa (12/5/2026).
Lulusan Sekolah Polisi Negara Padang Besi itu menegaskan bahwa menjadi anggota buru sergap (buser) merupakan cita-cita utamanya sejak awal menjalani pendidikan kepolisian. Setelah satu tahun di Unit Sabhara Polda Sumbar, ia langsung meminta pindah ke Unit Buser karena ingin terjun langsung membantu masyarakat dalam penegakan hukum di lapangan.
Selama 25 tahun lebih berkarier di Unit Buser, David mengungkapkan sebuah fakta unik bahwa ia hampir tidak pernah mengambil cuti tahunan demi menjaga kondusivitas wilayah.
















