Kabarminang – Dua warga dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di dalam sumur di Jorong Lando, Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (12/5/2026) sore.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok, Nopelius, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan laporan kejadian diterima sekitar pukul 15.57 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim gabungan ke lokasi.
“Setelah menerima laporan, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Damkar, dan Basarnas langsung bergerak cepat melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian,” kata Nopelius.
Ia menjelaskan, insiden bermula ketika salah satu korban turun ke dalam sumur untuk membersihkan sisa material cor yang jatuh ke dasar sumur. Namun korban diduga mengalami kekurangan oksigen saat berada di dalam sumur hingga akhirnya kehilangan kesadaran.
Melihat korban tidak kunjung naik ke permukaan, seorang rekannya kemudian turun untuk memberikan pertolongan. Namun upaya penyelamatan itu justru berujung tragis setelah korban kedua juga ikut terjebak di dalam sumur yang memiliki genangan air cukup dalam tersebut.
Kedua korban diketahui bernama Firdaus, warga Gantung Ciri, dan Dhika, warga Nagari Cupak. Keduanya diperkirakan berusia sekitar 30 tahun.
Proses evakuasi jenazah berlangsung cukup sulit karena ukuran lubang sumur yang sangat sempit. Tim evakuasi mencatat diameter penutup sumur hanya sekitar 50 x 50 sentimeter sehingga menyulitkan proses pengangkatan korban.
“Meski aksesnya sangat terbatas karena lubang sumur yang sempit, seluruh rangkaian evakuasi berhasil dilaksanakan dengan lancar oleh tim di lapangan,” ujar Nopelius.
















