Kabarminang – Pemerintah Kota Bukittinggi mematangkan persiapan peringatan 100 tahun Jam Gadang dengan menyiapkan delapan agenda utama yang akan digelar pada Juni 2026 mendatang.
Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di Aula Balai Kota Bukittinggi, Senin (3/3/2026), sebagai langkah awal menyukseskan salah satu event bersejarah bagi kota tersebut.
Sekretaris Daerah Bukittinggi, Rismal Hadi, menjelaskan bahwa delapan kegiatan yang telah disusun mencakup berbagai sektor, mulai dari budaya, pendidikan, hingga literasi. Agenda tersebut antara lain Jam Gadang Cultural Night, Seminar Internasional Diplomasi Bukittinggi–Amsterdam, Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan, lomba fotografi, pameran 100 foto Jam Gadang, seminar internasional arsitektur dan mesin Jam Gadang, Pekan Cinema Bukittinggi, serta lomba menulis dan baca puisi tingkat pelajar se-Indonesia. Selain itu, juga akan digelar program sarapan pagi gratis bagi masyarakat.
“Rangkaian kegiatan ini direncanakan berlangsung pada 14 hingga 21 Juni 2026, dengan sejumlah pre-event yang akan digelar sebelumnya untuk mendukung promosi,” ujar Rismal.
Konseptor kegiatan, Arif Malin Mudo, menegaskan bahwa peringatan ini tidak dimaksudkan untuk mengagungkan masa kolonial, melainkan sebagai sarana refleksi sejarah dan edukasi. Jam Gadang, kata dia, merupakan simbol penting yang menjadi saksi perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Melalui event ini, kita ingin menghadirkan nilai edukasi sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dari luar negeri,” jelasnya.
Selain delapan agenda utama, Pemko Bukittinggi juga menggandeng Yayasan Satu Pena untuk menghadirkan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) sebagai bagian dari rangkaian 100 event pendukung. Hingga saat ini, sebanyak 25 negara telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat dalam menyukseskan perhelatan tersebut. Ia juga menyebut sejumlah kementerian telah memberikan dukungan.
“Ini momentum besar bagi Bukittinggi. Kita semua harus ambil bagian dalam menyukseskan peringatan 100 tahun Jam Gadang yang akan menjadi catatan sejarah bagi kota ini,” ujarnya.
















